Senin, 02 Februari 2009

JADWAL RENCANA TERBIT KOMIK 04 Februari 2009

Kategori : Komik Elex
Beredar : Rabu, 4 Februari 2009


Burning Moon 1
First Boyfriend 9
Full Metal Alchemist 17
Ghost Sweeper Mikami 30
Hayate The Combat Butler 11
Mr. Fullswing 17
Ranma 1/2 35
Sherlock Holmes 8
Nexus Magus
Sugar - sugar Rune 8
The Pitcher 63
Mask Rider 6
Flash of Wind 24
Paket Conan 11 - 20
Paket Doraemon 11 - 20

Kategori : Komik m&c

My Heavenly Hockey Club 8
Born to Cook 3
Crossroad 2
Aria 10
Shanimuni Go 24
Holy Crystal Albatross 2
Mysterious Thief Milky Drop
The Shortest Poetry for You

Kategori : Majalah Komik
Beredar : Selasa, 3 Februari 2009


Nakayoshi 65 / 2009
Shonen Star 49 / 2009

Kategori : LEVEL KOMIK
Beredar : Selasa, 3 Februari 2009


LC : Arms 12

(lj:sumber)

Jumat, 30 Januari 2009

Pesawat JAL dengan bahan bakar Biofuel

TOKYO — Sebuah pesawat baru dari Japan Airlines (JAL) yang dikatakan ramah lingkungan karena sudah menggunakan biofuel, hari ini (Jumat, 30/1) menjalani tes penerbangan dari Tokyo. Pesawat jenis Boeing 747-300 ramah lingkungan yang dikatakan adalah yang pertama di Asia ini lepas landas dari bandara Haneda Tokyo dan akan mengitari area Sendai (timur laut Jepang) sebelum nantinya kembali lagi ke Haneda. Salah satu mesin dari pesawat jumbo jet ini menggunakan Pratt & Whitney yang diberi bahan bakar 50% biofuel dan 50% bahan bakar pesawat biasa.

Boeing Co. mengembangkan biofuel ini untuk mengurangi karbon dioksida hasil emisi penerbangan. Bahan bakar baru ini berasal dari camelina (sejenis tanaman dari keluarga mustard). Camelina ini bukan tanaman yang bisa dimakan sehingga produksi massal bahan bakar dengan tanaman ini tidak akan mempengaruhi pasokan bahan pangan dunia. Sejauh ini camelina bisa tumbuh di tanah yang tidak subur dan hanya digunakan untuk menyalakan lampu dan material kosmetik. (lj:sumber)

Rabu, 28 Januari 2009

7 orang korban Fugu


Gila. Mungkin itu pilihan kata yang cocok untuk menggambarkan orang Jepang. Gimana ga gila, uda tau Fugu itu beracun tapi tetep aja dijadiin salah satu makanan favorit. Memang sih, di tangan koki yang handal Fugu bisa disantap dengan nikmat dan aman, tapi kalau salah perhitungan nyawa jadi taruhan.

Kejadian ini dialami 7 orang Jepang yang berada dalam kondisi kritis setelah menyantap Fugu di sebuah restoran di Tsuruoka, Yamagata Prefecture hari Senin kemarin (26/1). Ketujuh orang itu menyantap sashimi dan ikan Fugu yang dihidangkan di retoran Kibun-ya. Salah satunya diketahui bernama Asakichi Sato (68) yang jatuh sakit di tempat dan dibawa ke rumah sakit, dan berada dalam kondisi kritis.
Salah seorang korban lainnya bernama Takashi Igarashi (55), yang mengalami juga kondisi kritis, sementara kelima korban lainnya mengalami kelumpuhan tangan dan kaki.

Pemilik restoran Iwao Aizawa ternyata tidak memiliki izin untuk menghidangkan Fugu yang bisa berakibat fatal jika diolah dengan tidak benar.









(lj:sumber)

Jadwal terbit komik 28 Januari 2009

Slot baru di blognya iro iro neee. Just in case dibutuhkan sekarang kita tambahin jadwal terbit komik tiap minggu ya. Dan sekarang jadwal terbit untuk hari Rabu, 28 Januari 2009 yang kemaren minggu lom diupdate waktu onair.

Kategori : Komik elex
Beredar : Rabu, 28 Januari 2009

BTX 13
Ge Ge Ge Kitaro 5
Meteodo 3
Roadside Angel 1
Sersan Keroro 13
Hayate The Combat Butler 10
Lum, The Invader Girl 6
Tsubasa Reservoir Chronicle 7
TOTO! 1
Paket Conan 1 -10
Paket One Piece 31- 40

Kategori : Komik m&c

Long Hu Men 159
Ksatria Langit 49
Rasetsu's Flower 3
Yokohama Shopping Blog 10
Showa Man 1
The Guardian at Time 2
The Minami Family 5
Sunset on 3rd Street 2
Center of The Sky
The Flower Story
If Only a Dream
Visitor in The Night of Star
Kirarin Revolution 5
Twin Princess of Wonder Planet 1

Kategori : Majalah Komik
Beredar : Selasa, 27 Januari 2009

Shonen Magz 55 / 2009

Kategori : LEVEL KOMIK
Beredar : Selasa, 27 Januari 2009

LC : Hotaru's Light 7
LC : Over Rev 4

(lj:sumber)

Kamis, 22 Januari 2009

News Update

Nya... ini dia waktunya untuk sedikit info-info kilat yang meskipun singkat tapi pasti cukup berguna buat kalian. Ok, ini dia beberapa berita tentang J-music dan J-entertainment minggu ini:

Sebuah band baru dari pecahan ELLEGARDEN.

Dikarenakan Ellegarden yang sampai saat ini masih berada pada kondisi hiatus, akhirnya sang Guitaris, Shinichi Ubukata, melalui blognya mengatakan bahwa ia kini telah membentuk sebuah band baru bernama Nothing's Carved In Stone.
Band ini terdiri dari personil-personil band yang nama-namanya tentu sudah tak terlalu asing bagi pecinta musik Jepang, mereka adalah: Taku Muramatsu (ABSTRACT MASH) pada Vocal dan Guitar, Shinichi Ubakata (ELLEGARDEN) pada Guitar, Hidekazu Hinata (Straightener) pada Bass dan Takanori Ohkita (FULLARMOR) pada Drum.
Melihat nama-nama yang terliat tentunya banyak yang bisa diharapkan dari side Project ini. Mereka akan melakukan debut pertamanya dengan mengadakan live mereka pada tanggal 27 Februari di Daikanyama UNIT, Tokyo.
Info lebih lanjut bisa dibaca di situs resmi mereka. Nothing Carved in Stone



AVEX akan memasang seluruh PV Do As Infinity pada YouTube

Pada tanggal 18 Februari D.A.I akan merelease sebuah koleksi Video Klip mereka yang berjudul, Do The Clips. Dan untuk membantu mempromosikan DVD ini AVEX akan memasang seluruh PV D.A.I yang totalnya 28 PV pada Channel Youtube D.A.I yang resmi.
Setiap minggunya akan ada 4 PV yang di tambahkan ke Youtube hingga hari pereleasan DCD koleksi tersebut.
Selain itu disebutkan juga bahwa single mereka untuk tahun 2009 ini akan direlease pada sekitar musim semi.

Beberapa PV yang sudah tersedia tersebut adalah:
Yesterday & Today Oasis Heart Tangerine Dream

Sayangnya untuk beberapa koneksi Internet di Indonesia, Channel ini tidak bisa dilihat.


Persembahan Yuna Ito untuk Gundam OO

Pada tanggal 4 maret tahun ini Yuna Ito akan merelease single terbarunya, Trust You, yang dia jabarkan sebagai sebuah lagu R&B ballad. Lagu ini juga akan menjadi ending terbaru untuk anime Gundam 00. Meskipun telah sering sekali lagu-lagunya dijadikan sebagai soundtrack dorama, iklan dan acara TV, namun ini adalah untuk pertama kalinya lagunya digunakan sebgai soundtrack anime. Untuk lagunya ini sendiri sudah mulai digunakan pada tanggal 18 Januari.

Selasa, 13 Januari 2009

Tetsu's Music Review

Sekian lama tak jumpa ya!!!!
Gomenne minna..maap banget udah lama gw, Tetsu, nggak bisa mengupdate Blog ini karena memang gw lagi ngejer TA gwPhotobucket. Maklumlah, gw ngincer wisuda April tahun ini, jadi ya terpaksa dech harus dikejar. Makasih juga buat orang-orang yang waktu siaran protes "kok blog Iro-Iro nggak keurus sich?!?!", itu kan berarti ternyata masih banyak juga penggemar setia Iro-Iro yang sering buka blog ini, gw aja sebagai yang bikin malah udah lama banget nggak buka Blog ini. Nah mumpung sekarang ini gw dah agak lega pikirannya, izinkan gw membuka lagi blog yang telah terhibernasi selama 2 bulan ini. Ok, tanpa panjang lebar lagi.. Dozo....

Ada banyak sekali single dan Album yang telah direlease selama beberapa minggu ini, dan kali ini gw bakal membahas beberapa album dan single yang gw rasa layak untuk kalian miliki.


DEATHGAZE - AWAKE-evoke the urge-









Tracklist:
  1. Japanese Meliorism
  2. -1
  3. Evoke the World
  4. Unchain Wing
  5. Goodbye My Earth
  6. Quench
  7. Forsaken
  8. Paranoid Parade
  9. Domestic Pig #1013
  10. Fuck Me
  11. Amendsen

Review:
Deathgaze adalah sebuah band yang telah banyak mendapat cukup banyak kecaman dan caci makian selama beberapa tahun ini, penyebabnya adalah kualitas musik mereka yang menurun sejak sang vocalis, Sou keluar dan posisinya akhirnya digantikan oleh sang bassis, Ai. Pada single - single seperti insult kiss me, Dearest dan Abyss musik mereka terdengar menjadi lebih "enteng", sama sekali berbeda dengan saat Sou masih menjadi vocalis, namun tak terduga. Album Awake ini benar-benar adalah panggilan kebangkitan mereka. Meskipun album ini tetap tidak sekeras Genicode and Mass murder, namun unsur hardcore dan scream di di lagu-lagu mereka dapat kembali terdengar.
Beberapa lagu yang layak didengarkan di album ini adalah -1, Evoke the World, Goodbye my earth, dan Fuck Me, lagu-lagu tersebut bagi gw adalah lagu-lagu yang mengandung unsur Deathgaze yang dirindukan oleh para penggemar-penggemarnya. Suara growl Ai yang ternyata lumayan juga dan suara halusnya yang akhirnya lebih terasa menyatu dengan musik Deathgaze adalah satu lagi alasan yang membuat album ini terasa luar biasa.
Satu lagi keanehan yang terdapat di album ini adalah track ke-11, amends. Lagu ini adalah lagu paling slow di album ini, dan juga satu-satunya yang menggunakan suara piano sebagai isian. Yah mungkin itu prinsip yang mereka pegang, "awali sesuatu dengan keras dan akhirilah dengan lembut". hehe...
Untuk album ini gw mau kasi PhotobucketPhotobucketPhotobucket


GIRL NEXT DOOR - GIRL NEXT DOOR











Track List:
  1. Winter Game
  2. Drive Away
  3. Power of Love
  4. Shiawase no Jouken
  5. WINTER MIRAGE
  6. Jounetsu no Daishou
  7. Fine After rain
  8. Breath
  9. Day's
  10. ESCAPE
  11. Winter Garden
  12. Climber's high
  13. NEXT DOOR
  14. Guuzen no Kakuritsu

Review:
GIRL NEXT DOOR atau bisa juga kita baca sebagai the next E.L.T. Kenapa begitu? Yah nggak bisa kita pungkiri bahwa Avex memang mempunyai kecenderungan merekrut artis-artis yang beraliran pop-elektronik-dance, sebagai contoh lihat saja TRf, E.L.T atau juga Ayumi Hamasaki pada masa awal-awalnya.
Hal yang sama inilah yang juga bisa kita nikmati saat kita mendengarkan debut album GIRL NEXT DOOR ini, sound-sound dan gaya musik yang sama seperti lagu-lagu E.LT (dan juga sedikit day after tomorrow) pada periode awal. Secara keseluruhan ini adalah album yang keren , gw bisa menikmati hampir semua lagu yang ada di album ini. Kalo untuk lagu-lagu yang disarankan ada banya sich, tapi sepertinya kalian bisa memberikan perhatian khusus pada lagu-lagu berikut ini: Winter Game, Power of Love, Shiawase no Jouken, dan Guuzen no Kakuritsu.
Terakhir, sebagai anak baru dalam dunia musik J-Pop sebenarnya masih ada banyak hal yang bisa kita harapkan dari GND, dan juga kita bisa melihat apakah pada single-single atau album-album berikutnya mereka bisa tetpa konsisten pada genre musik mereka, seperti yang mereka usung saat ini. and Finally, i've got to give this album a PhotobucketPhotobucketPhotobucketPhotobucket


Selasa, 25 November 2008

The Story behid Gazette's Taion

Gazette - Taion

A wintry sky and the broken streetlight cold wind.
Unknown shadow the footprint of desertion.
Freedom was taken.

If it wakes up a gloomy ceiling.
A laughing voice sinks in the eardrum it is soiled.
And violence rapes me.

An understanding is impossible.
Why was I chosen? Someone should answer...

Douka hidoi yumedato kotaetehoshii
Doredake sakebi modae kurushimebaii
Douka hidoi yumedato oshietehoshii
Chigiresouna koe de nandomo sakenda

There is no hand of preparing of the disordered hair.
A laughing voice sinks in the eardrum a faint temperature is
mixed in the midwinter.

Koe wo koroshite karesouna jibu ni ikikaseteita
Ikirukoto wo miushinawanuyou
Koe wo koroshite furuete yoruwa itami ni oboreteiku
Togiresuna iki wo yurushite...

Douka hidoi yumedato kotaetehoshii
Doredaka sakebi modae kurushimebaii
Douka hidoi yumedato oshiete hoshii
Saigo ni mouichido dake warattemitai

===================================================================

Gazette – Suhu tubuh

Langit yang dingin dan lampu jalanan yang rusak, angin yang dingin
Bayangan yang tak dikenal, jejak kaki yang ditinggalkan
Kebebasan telah terambil
Saat terbangun, sebuah atap yang suram
Suara tawa terdengar di gendering telinga, teringat
Dan kekerasan memperkosa diriku

Sebuah pemahaman adalah mustahil
Kenapakah aku yang terpilih? Seseorang harus menjawab…

Aku harap entah bagaimana kau memberitahuku, bahwa ini semua hanyalah mimpi buruk
Hingga kapankah aku arus berteriak, menjerit dan menderita hingga semuanya usai?
Kumohon, katakanlah padaku bahwa ini semua hanyalah mimpi buruk
Dengan suara yang terdengar rusak, aku menangis lagi dan lagi

Tak ada tangan yang memperbaiki rambut yang berantakan
Suara tawa terdengar di gendering telinga, suhu yang menurun tercampur dengan musim dingin.

Menahan suaraku dan memerintah diriku yang menjerit untuk bertahan hidup
Untuk tidak kehilangan pandangan dari semua yang hidup
Menahan suaraku, aku ingat malam-malam penuh dengan sakit
Maafkanlah nafasku yang terganggu ini..

Aku harap entah bagaimana kau memberitahuku, bahwa ini semua hanyalah mimpi buruk
Hingga kapankah aku arus berteriak, menjerit dan menderita hingga semuanya usai?
Kumohon, katakanlah padaku bahwa ini semua hanyalah mimpi buruk
Pada akhirnya, aku hanya ingin mencoba dan tertawa sekali lagi.


===================================================================

Terkadang inspirasi dari sebuah lagu bisa berasal dari mana pun, bisa dari suatu kejadian pribadi yang dialami oleh sang penulis ataupun juga dari sebuah kejadian yang mengilhami hidupnya. Hal yang sama terjadi juga pada Ruki, pada album NIL yang direlease pada tahun 2006 lalu terdapat satu lagu yang istimewa, Taion. Taion memiliki nuansa yang paling gelap dibandingkan dengan lagu-lagu lain yang terdapat di album NIL, baik secara aransemen dan juga lyric. Hal ini dikarenakan lagu ini memang diilhami dari sebuah kisah nyata yang terjadi 20 tahun yang lalu, sebuah kejadian memilukan yang akan dikenal orang sebagai salah satu bukti kekejaman manusia.

“Joshikosei konkurito-zume satsujin-jiken” atau bisa juga diterjemahkan sebagai “Kasus pembunuhan Gadis Sekolahan yang dikubur dengan Semen”, itulah nama dari sebuah kasus kejahatan yang pernah terjadi di Jepang pada tahun 1988 dimana seorang gadis muda berusia 16 tahun, bernama Junko Furuta dibunuh dan mayatnya dibuang dalam sebuah drum yang berisi semen.

Kronologi dari kejadian tersebut adalah sebagai berikut. Pada bulan November 1988, 4 orang remaja, sebut saja A (18 tahun), B (17 tahun, diketahui namanya adalah Jo Kamisaku), C (16 tahun) dan D (17 tahun, menculik dan menahan seorang gadis bernama Junko Furuta (16 tahun), seorang siswa SMA kelas 2 dari prefektur Saitama, Misato, selama 44 hari. Furuta lalu ditahan di rumah milik orang tua “C”, disana ia dipaksa oleh “A” untuk menghubungi orang tuanya dan memberitahu mereka bahwa ia kabur dari rumah dan ia juga bersama dengan temannya, sehingga mereka tidak perlu khawatir padanya.

Furuta juga dipaksa untuk berpura-pura sebagai pacar dari “A” saat orang tua dari “C” ada di rumah, namun setelah orang tua dari “C” tidak terlalu menghiraukan aksi itu sandiwara itupun mereka hentikan. Setelah disekap, Furuta sempat mencoba melarikan diri beberapa kali, dan parahnya bahkan saat ia memohon pada orang tua “C” tak ada satupun dari mereka yang peduli. Mereka ternyata telah diintimidasi oleh “A” yang merupakan seorang pemimpin Yakuza level bawah dimana “A” sempat mengancam akan membunuh mereka jika ada yang membantu Furuta.

Selama masa penyekapan Furuta mengalami berbagai siksaan dan perkosaan, bahkan dalam pengakuan mereka dalam persidangan mereka pernah memasukkan berbagai macam benda asing ke dalam kemaluannya, menyulut kembang api si masukkan ke (maaf) anus, menjatuhkan barbel ke perutnya dan berbagai macam siksaan lainnya.

Saat mengalami semua siksaan itu dan menyadari bahwa tidak ada satu orangpun yang bersedia melepaskannya Furuta bahkan sampai memohon untuk kematiannya sendiri.
Pada tanggal 4 Januari 1989, menggunakan alas an kekalahan mereka dalam permaianan mahyonh, ke-empat pemuda itu mulai menghajar Furuta dengan berbel besi, menuangkan cairan korek api ke kaki, tangan, muka dan perut dan mulai membakarnya. Furuta kemudian meninggal pada hari itu juga karena shock. Pada saat persidangan ke-4 pemuda itu mengaku tidak menyadari seberapa parah cedera yang dialami Furuta dan menganggap bahwa ia hanya berpura-pura saja.

Mayat Furuta lalu disembunyikan dalam drum berukuran 55 gallon yang berisi semen, drum itu lalu dibuang di sebuah tanah kosong di Koto, Tokyo.

Setelah ditangkap, A, B, C dan D lalu dinyatakan bersalah dengan tuduhan “melakukan perbuatan menyakiti orang lain sehingga menyebabkan kematian”, sebuah tuduhan yang jauh lebih ringan dengan yang dituntut oleh orang tua dari Furuta. Kamisaku (“B”)sendiri hanya dipenjara selama 8 tahun, namun karena tindakan penyerangan yang dia lakukan lagi pada tahun 2004 hingga kini ia masih meringkuk di penjara. Orang tua dari “A” sendiri sampai menjual rumah mereka senilai 50 juta Yen untuk membayar uang kompensasi pada orang tua Furuta.

Sampai saat ini ada 2 film yang dibuat yang menceritakan kejadian itu:
Joshikōsei konkurīto-zume satsujin-jike dengan disutradarai oleh Katsuya Matsumura pada tahun 1995, dan
Concrete (Schoolgirl in Cement) dengan sutradara Hiromu Nakamura pada tahun 2004