Tampilkan postingan dengan label Days in Japan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Days in Japan. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 Februari 2009

2 Gunung Berapi di Jepang Meletus


Tokyo - Dua gunung berapi meletus di dekat kota-kota besar di Jepang. Salah satu gunung mengeluarkan asap putih dan abu hingga ke jantung Tokyo.

Otoritas Jepang mengimbau warga di kota-kota dekat Gunung Asama untuk mengenakan masker. Gunung tersebut terletak sekitar 150 kilometer barat laut Tokyo. Gunung itu mengeluarkan lava tak lama sebelum pukul 2 dini hari Senin, 2 Februari waktu setempat. Tak ada korban dalam peristiwa ini.

Gunung Asama berketinggian 2.568 meter. Gunung berapi itu terakhir kali meletus pada Agustus 2008 lalu.

Sisa-sisa abu gunung berapi terbawa hingga ke Tokyo dan Yokohama. "Saya telah menjadi sopir taksi di Yokohama selama 10 tahun namun saya belum pernah melihat abu gunung berapi seperti ini sebelumnya," kata seorang sopir di Yokohama seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (2/2/2009).

Badan cuaca mengingatkan kemungkinan jatuhnya bebatuan dalam radius empat kilometer dari kawah gunung berapi.

Sementara itu, Gunung Sakurajima di dekat Kota Kagoshima, Jepang selatan meletus sebanyak 8 kali. Gunung tersebut berketinggian 1.117 meter. Tidak dilaporkan adanya korban dalam peristiwa ini.

(lj:sumber)

Jumat, 30 Januari 2009

Pesawat JAL dengan bahan bakar Biofuel

TOKYO — Sebuah pesawat baru dari Japan Airlines (JAL) yang dikatakan ramah lingkungan karena sudah menggunakan biofuel, hari ini (Jumat, 30/1) menjalani tes penerbangan dari Tokyo. Pesawat jenis Boeing 747-300 ramah lingkungan yang dikatakan adalah yang pertama di Asia ini lepas landas dari bandara Haneda Tokyo dan akan mengitari area Sendai (timur laut Jepang) sebelum nantinya kembali lagi ke Haneda. Salah satu mesin dari pesawat jumbo jet ini menggunakan Pratt & Whitney yang diberi bahan bakar 50% biofuel dan 50% bahan bakar pesawat biasa.

Boeing Co. mengembangkan biofuel ini untuk mengurangi karbon dioksida hasil emisi penerbangan. Bahan bakar baru ini berasal dari camelina (sejenis tanaman dari keluarga mustard). Camelina ini bukan tanaman yang bisa dimakan sehingga produksi massal bahan bakar dengan tanaman ini tidak akan mempengaruhi pasokan bahan pangan dunia. Sejauh ini camelina bisa tumbuh di tanah yang tidak subur dan hanya digunakan untuk menyalakan lampu dan material kosmetik. (lj:sumber)

Rabu, 28 Januari 2009

7 orang korban Fugu


Gila. Mungkin itu pilihan kata yang cocok untuk menggambarkan orang Jepang. Gimana ga gila, uda tau Fugu itu beracun tapi tetep aja dijadiin salah satu makanan favorit. Memang sih, di tangan koki yang handal Fugu bisa disantap dengan nikmat dan aman, tapi kalau salah perhitungan nyawa jadi taruhan.

Kejadian ini dialami 7 orang Jepang yang berada dalam kondisi kritis setelah menyantap Fugu di sebuah restoran di Tsuruoka, Yamagata Prefecture hari Senin kemarin (26/1). Ketujuh orang itu menyantap sashimi dan ikan Fugu yang dihidangkan di retoran Kibun-ya. Salah satunya diketahui bernama Asakichi Sato (68) yang jatuh sakit di tempat dan dibawa ke rumah sakit, dan berada dalam kondisi kritis.
Salah seorang korban lainnya bernama Takashi Igarashi (55), yang mengalami juga kondisi kritis, sementara kelima korban lainnya mengalami kelumpuhan tangan dan kaki.

Pemilik restoran Iwao Aizawa ternyata tidak memiliki izin untuk menghidangkan Fugu yang bisa berakibat fatal jika diolah dengan tidak benar.









(lj:sumber)