Slot baru di blognya iro iro neee. Just in case dibutuhkan sekarang kita tambahin jadwal terbit komik tiap minggu ya. Dan sekarang jadwal terbit untuk hari Rabu, 28 Januari 2009 yang kemaren minggu lom diupdate waktu onair.
Kategori : Komik elex
Beredar : Rabu, 28 Januari 2009
BTX 13
Ge Ge Ge Kitaro 5
Meteodo 3
Roadside Angel 1
Sersan Keroro 13
Hayate The Combat Butler 10
Lum, The Invader Girl 6
Tsubasa Reservoir Chronicle 7
TOTO! 1
Paket Conan 1 -10
Paket One Piece 31- 40
Kategori : Komik m&c
Long Hu Men 159
Ksatria Langit 49
Rasetsu's Flower 3
Yokohama Shopping Blog 10
Showa Man 1
The Guardian at Time 2
The Minami Family 5
Sunset on 3rd Street 2
Center of The Sky
The Flower Story
If Only a Dream
Visitor in The Night of Star
Kirarin Revolution 5
Twin Princess of Wonder Planet 1
Kategori : Majalah Komik
Beredar : Selasa, 27 Januari 2009
Shonen Magz 55 / 2009
Kategori : LEVEL KOMIK
Beredar : Selasa, 27 Januari 2009
LC : Hotaru's Light 7
LC : Over Rev 4
(lj:sumber)
Rabu, 28 Januari 2009
Kamis, 22 Januari 2009
News Update
Nya... ini dia waktunya untuk sedikit info-info kilat yang meskipun singkat tapi pasti cukup berguna buat kalian. Ok, ini dia beberapa berita tentang J-music dan J-entertainment minggu ini:
Sebuah band baru dari pecahan ELLEGARDEN.
Dikarenakan Ellegarden yang sampai saat ini masih berada pada kondisi hiatus, akhirnya sang Guitaris, Shinichi Ubukata, melalui blognya mengatakan bahwa ia kini telah membentuk sebuah band baru bernama Nothing's Carved In Stone.
Band ini terdiri dari personil-personil band yang nama-namanya tentu sudah tak terlalu asing bagi pecinta musik Jepang, mereka adalah: Taku Muramatsu (ABSTRACT MASH) pada Vocal dan Guitar, Shinichi Ubakata (ELLEGARDEN) pada Guitar, Hidekazu Hinata (Straightener) pada Bass dan Takanori Ohkita (FULLARMOR) pada Drum.
Melihat nama-nama yang terliat tentunya banyak yang bisa diharapkan dari side Project ini. Mereka akan melakukan debut pertamanya dengan mengadakan live mereka pada tanggal 27 Februari di Daikanyama UNIT, Tokyo.
Info lebih lanjut bisa dibaca di situs resmi mereka. Nothing Carved in Stone
AVEX akan memasang seluruh PV Do As Infinity pada YouTube
Pada tanggal 18 Februari D.A.I akan merelease sebuah koleksi Video Klip mereka yang berjudul, Do The Clips. Dan untuk membantu mempromosikan DVD ini AVEX akan memasang seluruh PV D.A.I yang totalnya 28 PV pada Channel Youtube D.A.I yang resmi.
Setiap minggunya akan ada 4 PV yang di tambahkan ke Youtube hingga hari pereleasan DCD koleksi tersebut.
Selain itu disebutkan juga bahwa single mereka untuk tahun 2009 ini akan direlease pada sekitar musim semi.
Beberapa PV yang sudah tersedia tersebut adalah:
Yesterday & Today Oasis Heart Tangerine Dream
Sayangnya untuk beberapa koneksi Internet di Indonesia, Channel ini tidak bisa dilihat.
Persembahan Yuna Ito untuk Gundam OO
Pada tanggal 4 maret tahun ini Yuna Ito akan merelease single terbarunya, Trust You, yang dia jabarkan sebagai sebuah lagu R&B ballad. Lagu ini juga akan menjadi ending terbaru untuk anime Gundam 00. Meskipun telah sering sekali lagu-lagunya dijadikan sebagai soundtrack dorama, iklan dan acara TV, namun ini adalah untuk pertama kalinya lagunya digunakan sebgai soundtrack anime. Untuk lagunya ini sendiri sudah mulai digunakan pada tanggal 18 Januari.
Sebuah band baru dari pecahan ELLEGARDEN.
Dikarenakan Ellegarden yang sampai saat ini masih berada pada kondisi hiatus, akhirnya sang Guitaris, Shinichi Ubukata, melalui blognya mengatakan bahwa ia kini telah membentuk sebuah band baru bernama Nothing's Carved In Stone.Band ini terdiri dari personil-personil band yang nama-namanya tentu sudah tak terlalu asing bagi pecinta musik Jepang, mereka adalah: Taku Muramatsu (ABSTRACT MASH) pada Vocal dan Guitar, Shinichi Ubakata (ELLEGARDEN) pada Guitar, Hidekazu Hinata (Straightener) pada Bass dan Takanori Ohkita (FULLARMOR) pada Drum.
Melihat nama-nama yang terliat tentunya banyak yang bisa diharapkan dari side Project ini. Mereka akan melakukan debut pertamanya dengan mengadakan live mereka pada tanggal 27 Februari di Daikanyama UNIT, Tokyo.
Info lebih lanjut bisa dibaca di situs resmi mereka. Nothing Carved in Stone
AVEX akan memasang seluruh PV Do As Infinity pada YouTube
Pada tanggal 18 Februari D.A.I akan merelease sebuah koleksi Video Klip mereka yang berjudul, Do The Clips. Dan untuk membantu mempromosikan DVD ini AVEX akan memasang seluruh PV D.A.I yang totalnya 28 PV pada Channel Youtube D.A.I yang resmi.Setiap minggunya akan ada 4 PV yang di tambahkan ke Youtube hingga hari pereleasan DCD koleksi tersebut.
Selain itu disebutkan juga bahwa single mereka untuk tahun 2009 ini akan direlease pada sekitar musim semi.
Beberapa PV yang sudah tersedia tersebut adalah:
Yesterday & Today Oasis Heart Tangerine Dream
Sayangnya untuk beberapa koneksi Internet di Indonesia, Channel ini tidak bisa dilihat.
Persembahan Yuna Ito untuk Gundam OO
Pada tanggal 4 maret tahun ini Yuna Ito akan merelease single terbarunya, Trust You, yang dia jabarkan sebagai sebuah lagu R&B ballad. Lagu ini juga akan menjadi ending terbaru untuk anime Gundam 00. Meskipun telah sering sekali lagu-lagunya dijadikan sebagai soundtrack dorama, iklan dan acara TV, namun ini adalah untuk pertama kalinya lagunya digunakan sebgai soundtrack anime. Untuk lagunya ini sendiri sudah mulai digunakan pada tanggal 18 Januari.Selasa, 13 Januari 2009
Tetsu's Music Review
Sekian lama tak jumpa ya!!!!
Gomenne minna..maap banget udah lama gw, Tetsu, nggak bisa mengupdate Blog ini karena memang gw lagi ngejer TA gw
. Maklumlah, gw ngincer wisuda April tahun ini, jadi ya terpaksa dech harus dikejar. Makasih juga buat orang-orang yang waktu siaran protes "kok blog Iro-Iro nggak keurus sich?!?!", itu kan berarti ternyata masih banyak juga penggemar setia Iro-Iro yang sering buka blog ini, gw aja sebagai yang bikin malah udah lama banget nggak buka Blog ini. Nah mumpung sekarang ini gw dah agak lega pikirannya, izinkan gw membuka lagi blog yang telah terhibernasi selama 2 bulan ini. Ok, tanpa panjang lebar lagi.. Dozo....
Ada banyak sekali single dan Album yang telah direlease selama beberapa minggu ini, dan kali ini gw bakal membahas beberapa album dan single yang gw rasa layak untuk kalian miliki.
DEATHGAZE - AWAKE-evoke the urge-

Tracklist:
Review:
Gomenne minna..maap banget udah lama gw, Tetsu, nggak bisa mengupdate Blog ini karena memang gw lagi ngejer TA gw
Ada banyak sekali single dan Album yang telah direlease selama beberapa minggu ini, dan kali ini gw bakal membahas beberapa album dan single yang gw rasa layak untuk kalian miliki.
DEATHGAZE - AWAKE-evoke the urge-

Tracklist:
- Japanese Meliorism
- -1
- Evoke the World
- Unchain Wing
- Goodbye My Earth
- Quench
- Forsaken
- Paranoid Parade
- Domestic Pig #1013
- Fuck Me
- Amendsen
Review:
Deathgaze adalah sebuah band yang telah banyak mendapat cukup banyak kecaman dan caci makian selama beberapa tahun ini, penyebabnya adalah kualitas musik mereka yang menurun sejak sang vocalis, Sou keluar dan posisinya akhirnya digantikan oleh sang bassis, Ai. Pada single - single seperti insult kiss me, Dearest dan Abyss musik mereka terdengar menjadi lebih "enteng", sama sekali berbeda dengan saat Sou masih menjadi vocalis, namun tak terduga. Album Awake ini benar-benar adalah panggilan kebangkitan mereka. Meskipun album ini tetap tidak sekeras Genicode and Mass murder, namun unsur hardcore dan scream di di lagu-lagu mereka dapat kembali terdengar.
Beberapa lagu yang layak didengarkan di album ini adalah -1, Evoke the World, Goodbye my earth, dan Fuck Me, lagu-lagu tersebut bagi gw adalah lagu-lagu yang mengandung unsur Deathgaze yang dirindukan oleh para penggemar-penggemarnya. Suara growl Ai yang ternyata lumayan juga dan suara halusnya yang akhirnya lebih terasa menyatu dengan musik Deathgaze adalah satu lagi alasan yang membuat album ini terasa luar biasa.
Satu lagi keanehan yang terdapat di album ini adalah track ke-11, amends. Lagu ini adalah lagu paling slow di album ini, dan juga satu-satunya yang menggunakan suara piano sebagai isian. Yah mungkin itu prinsip yang mereka pegang, "awali sesuatu dengan keras dan akhirilah dengan lembut". hehe...
Untuk album ini gw mau kasi


GIRL NEXT DOOR - GIRL NEXT DOOR

Track List:
Review:
GIRL NEXT DOOR atau bisa juga kita baca sebagai the next E.L.T. Kenapa begitu? Yah nggak bisa kita pungkiri bahwa Avex memang mempunyai kecenderungan merekrut artis-artis yang beraliran pop-elektronik-dance, sebagai contoh lihat saja TRf, E.L.T atau juga Ayumi Hamasaki pada masa awal-awalnya.
Hal yang sama inilah yang juga bisa kita nikmati saat kita mendengarkan debut album GIRL NEXT DOOR ini, sound-sound dan gaya musik yang sama seperti lagu-lagu E.LT (dan juga sedikit day after tomorrow) pada periode awal. Secara keseluruhan ini adalah album yang keren , gw bisa menikmati hampir semua lagu yang ada di album ini. Kalo untuk lagu-lagu yang disarankan ada banya sich, tapi sepertinya kalian bisa memberikan perhatian khusus pada lagu-lagu berikut ini: Winter Game, Power of Love, Shiawase no Jouken, dan Guuzen no Kakuritsu.
Terakhir, sebagai anak baru dalam dunia musik J-Pop sebenarnya masih ada banyak hal yang bisa kita harapkan dari GND, dan juga kita bisa melihat apakah pada single-single atau album-album berikutnya mereka bisa tetpa konsisten pada genre musik mereka, seperti yang mereka usung saat ini. and Finally, i've got to give this album a



Beberapa lagu yang layak didengarkan di album ini adalah -1, Evoke the World, Goodbye my earth, dan Fuck Me, lagu-lagu tersebut bagi gw adalah lagu-lagu yang mengandung unsur Deathgaze yang dirindukan oleh para penggemar-penggemarnya. Suara growl Ai yang ternyata lumayan juga dan suara halusnya yang akhirnya lebih terasa menyatu dengan musik Deathgaze adalah satu lagi alasan yang membuat album ini terasa luar biasa.
Satu lagi keanehan yang terdapat di album ini adalah track ke-11, amends. Lagu ini adalah lagu paling slow di album ini, dan juga satu-satunya yang menggunakan suara piano sebagai isian. Yah mungkin itu prinsip yang mereka pegang, "awali sesuatu dengan keras dan akhirilah dengan lembut". hehe...
Untuk album ini gw mau kasi
GIRL NEXT DOOR - GIRL NEXT DOOR

Track List:
- Winter Game
- Drive Away
- Power of Love
- Shiawase no Jouken
- WINTER MIRAGE
- Jounetsu no Daishou
- Fine After rain
- Breath
- Day's
- ESCAPE
- Winter Garden
- Climber's high
- NEXT DOOR
- Guuzen no Kakuritsu
Review:
GIRL NEXT DOOR atau bisa juga kita baca sebagai the next E.L.T. Kenapa begitu? Yah nggak bisa kita pungkiri bahwa Avex memang mempunyai kecenderungan merekrut artis-artis yang beraliran pop-elektronik-dance, sebagai contoh lihat saja TRf, E.L.T atau juga Ayumi Hamasaki pada masa awal-awalnya.
Hal yang sama inilah yang juga bisa kita nikmati saat kita mendengarkan debut album GIRL NEXT DOOR ini, sound-sound dan gaya musik yang sama seperti lagu-lagu E.LT (dan juga sedikit day after tomorrow) pada periode awal. Secara keseluruhan ini adalah album yang keren , gw bisa menikmati hampir semua lagu yang ada di album ini. Kalo untuk lagu-lagu yang disarankan ada banya sich, tapi sepertinya kalian bisa memberikan perhatian khusus pada lagu-lagu berikut ini: Winter Game, Power of Love, Shiawase no Jouken, dan Guuzen no Kakuritsu.
Terakhir, sebagai anak baru dalam dunia musik J-Pop sebenarnya masih ada banyak hal yang bisa kita harapkan dari GND, dan juga kita bisa melihat apakah pada single-single atau album-album berikutnya mereka bisa tetpa konsisten pada genre musik mereka, seperti yang mereka usung saat ini. and Finally, i've got to give this album a
Selasa, 25 November 2008
The Story behid Gazette's Taion
Gazette - Taion
A wintry sky and the broken streetlight cold wind.
Unknown shadow the footprint of desertion.
Freedom was taken.
If it wakes up a gloomy ceiling.
A laughing voice sinks in the eardrum it is soiled.
And violence rapes me.
An understanding is impossible.
Why was I chosen? Someone should answer...
Douka hidoi yumedato kotaetehoshii
Doredake sakebi modae kurushimebaii
Douka hidoi yumedato oshietehoshii
Chigiresouna koe de nandomo sakenda
There is no hand of preparing of the disordered hair.
A laughing voice sinks in the eardrum a faint temperature is
mixed in the midwinter.
Koe wo koroshite karesouna jibu ni ikikaseteita
Ikirukoto wo miushinawanuyou
Koe wo koroshite furuete yoruwa itami ni oboreteiku
Togiresuna iki wo yurushite...
Douka hidoi yumedato kotaetehoshii
Doredaka sakebi modae kurushimebaii
Douka hidoi yumedato oshiete hoshii
Saigo ni mouichido dake warattemitai
===================================================================
Gazette – Suhu tubuh
Langit yang dingin dan lampu jalanan yang rusak, angin yang dingin
Bayangan yang tak dikenal, jejak kaki yang ditinggalkan
Kebebasan telah terambil
Saat terbangun, sebuah atap yang suram
Suara tawa terdengar di gendering telinga, teringat
Dan kekerasan memperkosa diriku
Sebuah pemahaman adalah mustahil
Kenapakah aku yang terpilih? Seseorang harus menjawab…
Aku harap entah bagaimana kau memberitahuku, bahwa ini semua hanyalah mimpi buruk
Hingga kapankah aku arus berteriak, menjerit dan menderita hingga semuanya usai?
Kumohon, katakanlah padaku bahwa ini semua hanyalah mimpi buruk
Dengan suara yang terdengar rusak, aku menangis lagi dan lagi
Tak ada tangan yang memperbaiki rambut yang berantakan
Suara tawa terdengar di gendering telinga, suhu yang menurun tercampur dengan musim dingin.
Menahan suaraku dan memerintah diriku yang menjerit untuk bertahan hidup
Untuk tidak kehilangan pandangan dari semua yang hidup
Menahan suaraku, aku ingat malam-malam penuh dengan sakit
Maafkanlah nafasku yang terganggu ini..
Aku harap entah bagaimana kau memberitahuku, bahwa ini semua hanyalah mimpi buruk
Hingga kapankah aku arus berteriak, menjerit dan menderita hingga semuanya usai?
Kumohon, katakanlah padaku bahwa ini semua hanyalah mimpi buruk
Pada akhirnya, aku hanya ingin mencoba dan tertawa sekali lagi.
===================================================================
Terkadang inspirasi dari sebuah lagu bisa berasal dari mana pun, bisa dari suatu kejadian pribadi yang dialami oleh sang penulis ataupun juga dari sebuah kejadian yang mengilhami hidupnya. Hal yang sama terjadi juga pada Ruki, pada album NIL yang direlease pada tahun 2006 lalu terdapat satu lagu yang istimewa, Taion. Taion memiliki nuansa yang paling gelap dibandingkan dengan lagu-lagu lain yang terdapat di album NIL, baik secara aransemen dan juga lyric. Hal ini dikarenakan lagu ini memang diilhami dari sebuah kisah nyata yang terjadi 20 tahun yang lalu, sebuah kejadian memilukan yang akan dikenal orang sebagai salah satu bukti kekejaman manusia.
“Joshikosei konkurito-zume satsujin-jiken” atau bisa juga diterjemahkan sebagai “Kasus pembunuhan Gadis Sekolahan yang dikubur dengan Semen”, itulah nama dari sebuah kasus kejahatan yang pernah terjadi di Jepang pada tahun 1988 dimana seorang gadis muda berusia 16 tahun, bernama Junko Furuta dibunuh dan mayatnya dibuang dalam sebuah drum yang berisi semen.
Kronologi dari kejadian tersebut adalah sebagai berikut. Pada bulan November 1988, 4 orang remaja, sebut saja A (18 tahun), B (17 tahun, diketahui namanya adalah Jo Kamisaku), C (16 tahun) dan D (17 tahun, menculik dan menahan seorang gadis bernama Junko Furuta (16 tahun), seorang siswa SMA kelas 2 dari prefektur Saitama, Misato, selama 44 hari. Furuta lalu ditahan di rumah milik orang tua “C”, disana ia dipaksa oleh “A” untuk menghubungi orang tuanya dan memberitahu mereka bahwa ia kabur dari rumah dan ia juga bersama dengan temannya, sehingga mereka tidak perlu khawatir padanya.
Furuta juga dipaksa untuk berpura-pura sebagai pacar dari “A” saat orang tua dari “C” ada di rumah, namun setelah orang tua dari “C” tidak terlalu menghiraukan aksi itu sandiwara itupun mereka hentikan. Setelah disekap, Furuta sempat mencoba melarikan diri beberapa kali, dan parahnya bahkan saat ia memohon pada orang tua “C” tak ada satupun dari mereka yang peduli. Mereka ternyata telah diintimidasi oleh “A” yang merupakan seorang pemimpin Yakuza level bawah dimana “A” sempat mengancam akan membunuh mereka jika ada yang membantu Furuta.
Selama masa penyekapan Furuta mengalami berbagai siksaan dan perkosaan, bahkan dalam pengakuan mereka dalam persidangan mereka pernah memasukkan berbagai macam benda asing ke dalam kemaluannya, menyulut kembang api si masukkan ke (maaf) anus, menjatuhkan barbel ke perutnya dan berbagai macam siksaan lainnya.
Saat mengalami semua siksaan itu dan menyadari bahwa tidak ada satu orangpun yang bersedia melepaskannya Furuta bahkan sampai memohon untuk kematiannya sendiri.
Pada tanggal 4 Januari 1989, menggunakan alas an kekalahan mereka dalam permaianan mahyonh, ke-empat pemuda itu mulai menghajar Furuta dengan berbel besi, menuangkan cairan korek api ke kaki, tangan, muka dan perut dan mulai membakarnya. Furuta kemudian meninggal pada hari itu juga karena shock. Pada saat persidangan ke-4 pemuda itu mengaku tidak menyadari seberapa parah cedera yang dialami Furuta dan menganggap bahwa ia hanya berpura-pura saja.
Mayat Furuta lalu disembunyikan dalam drum berukuran 55 gallon yang berisi semen, drum itu lalu dibuang di sebuah tanah kosong di Koto, Tokyo.
Setelah ditangkap, A, B, C dan D lalu dinyatakan bersalah dengan tuduhan “melakukan perbuatan menyakiti orang lain sehingga menyebabkan kematian”, sebuah tuduhan yang jauh lebih ringan dengan yang dituntut oleh orang tua dari Furuta. Kamisaku (“B”)sendiri hanya dipenjara selama 8 tahun, namun karena tindakan penyerangan yang dia lakukan lagi pada tahun 2004 hingga kini ia masih meringkuk di penjara. Orang tua dari “A” sendiri sampai menjual rumah mereka senilai 50 juta Yen untuk membayar uang kompensasi pada orang tua Furuta.
Sampai saat ini ada 2 film yang dibuat yang menceritakan kejadian itu:
Joshikōsei konkurīto-zume satsujin-jike dengan disutradarai oleh Katsuya Matsumura pada tahun 1995, dan
Concrete (Schoolgirl in Cement) dengan sutradara Hiromu Nakamura pada tahun 2004
A wintry sky and the broken streetlight cold wind.
Unknown shadow the footprint of desertion.
Freedom was taken.
If it wakes up a gloomy ceiling.
A laughing voice sinks in the eardrum it is soiled.
And violence rapes me.
An understanding is impossible.
Why was I chosen? Someone should answer...
Douka hidoi yumedato kotaetehoshii
Doredake sakebi modae kurushimebaii
Douka hidoi yumedato oshietehoshii
Chigiresouna koe de nandomo sakenda
There is no hand of preparing of the disordered hair.
A laughing voice sinks in the eardrum a faint temperature is
mixed in the midwinter.
Koe wo koroshite karesouna jibu ni ikikaseteita
Ikirukoto wo miushinawanuyou
Koe wo koroshite furuete yoruwa itami ni oboreteiku
Togiresuna iki wo yurushite...
Douka hidoi yumedato kotaetehoshii
Doredaka sakebi modae kurushimebaii
Douka hidoi yumedato oshiete hoshii
Saigo ni mouichido dake warattemitai
===================================================================
Gazette – Suhu tubuh
Langit yang dingin dan lampu jalanan yang rusak, angin yang dingin
Bayangan yang tak dikenal, jejak kaki yang ditinggalkan
Kebebasan telah terambil
Saat terbangun, sebuah atap yang suram
Suara tawa terdengar di gendering telinga, teringat
Dan kekerasan memperkosa diriku
Sebuah pemahaman adalah mustahil
Kenapakah aku yang terpilih? Seseorang harus menjawab…
Aku harap entah bagaimana kau memberitahuku, bahwa ini semua hanyalah mimpi buruk
Hingga kapankah aku arus berteriak, menjerit dan menderita hingga semuanya usai?
Kumohon, katakanlah padaku bahwa ini semua hanyalah mimpi buruk
Dengan suara yang terdengar rusak, aku menangis lagi dan lagi
Tak ada tangan yang memperbaiki rambut yang berantakan
Suara tawa terdengar di gendering telinga, suhu yang menurun tercampur dengan musim dingin.
Menahan suaraku dan memerintah diriku yang menjerit untuk bertahan hidup
Untuk tidak kehilangan pandangan dari semua yang hidup
Menahan suaraku, aku ingat malam-malam penuh dengan sakit
Maafkanlah nafasku yang terganggu ini..
Aku harap entah bagaimana kau memberitahuku, bahwa ini semua hanyalah mimpi buruk
Hingga kapankah aku arus berteriak, menjerit dan menderita hingga semuanya usai?
Kumohon, katakanlah padaku bahwa ini semua hanyalah mimpi buruk
Pada akhirnya, aku hanya ingin mencoba dan tertawa sekali lagi.
===================================================================
Terkadang inspirasi dari sebuah lagu bisa berasal dari mana pun, bisa dari suatu kejadian pribadi yang dialami oleh sang penulis ataupun juga dari sebuah kejadian yang mengilhami hidupnya. Hal yang sama terjadi juga pada Ruki, pada album NIL yang direlease pada tahun 2006 lalu terdapat satu lagu yang istimewa, Taion. Taion memiliki nuansa yang paling gelap dibandingkan dengan lagu-lagu lain yang terdapat di album NIL, baik secara aransemen dan juga lyric. Hal ini dikarenakan lagu ini memang diilhami dari sebuah kisah nyata yang terjadi 20 tahun yang lalu, sebuah kejadian memilukan yang akan dikenal orang sebagai salah satu bukti kekejaman manusia.
“Joshikosei konkurito-zume satsujin-jiken” atau bisa juga diterjemahkan sebagai “Kasus pembunuhan Gadis Sekolahan yang dikubur dengan Semen”, itulah nama dari sebuah kasus kejahatan yang pernah terjadi di Jepang pada tahun 1988 dimana seorang gadis muda berusia 16 tahun, bernama Junko Furuta dibunuh dan mayatnya dibuang dalam sebuah drum yang berisi semen.
Kronologi dari kejadian tersebut adalah sebagai berikut. Pada bulan November 1988, 4 orang remaja, sebut saja A (18 tahun), B (17 tahun, diketahui namanya adalah Jo Kamisaku), C (16 tahun) dan D (17 tahun, menculik dan menahan seorang gadis bernama Junko Furuta (16 tahun), seorang siswa SMA kelas 2 dari prefektur Saitama, Misato, selama 44 hari. Furuta lalu ditahan di rumah milik orang tua “C”, disana ia dipaksa oleh “A” untuk menghubungi orang tuanya dan memberitahu mereka bahwa ia kabur dari rumah dan ia juga bersama dengan temannya, sehingga mereka tidak perlu khawatir padanya.
Furuta juga dipaksa untuk berpura-pura sebagai pacar dari “A” saat orang tua dari “C” ada di rumah, namun setelah orang tua dari “C” tidak terlalu menghiraukan aksi itu sandiwara itupun mereka hentikan. Setelah disekap, Furuta sempat mencoba melarikan diri beberapa kali, dan parahnya bahkan saat ia memohon pada orang tua “C” tak ada satupun dari mereka yang peduli. Mereka ternyata telah diintimidasi oleh “A” yang merupakan seorang pemimpin Yakuza level bawah dimana “A” sempat mengancam akan membunuh mereka jika ada yang membantu Furuta.
Selama masa penyekapan Furuta mengalami berbagai siksaan dan perkosaan, bahkan dalam pengakuan mereka dalam persidangan mereka pernah memasukkan berbagai macam benda asing ke dalam kemaluannya, menyulut kembang api si masukkan ke (maaf) anus, menjatuhkan barbel ke perutnya dan berbagai macam siksaan lainnya.
Saat mengalami semua siksaan itu dan menyadari bahwa tidak ada satu orangpun yang bersedia melepaskannya Furuta bahkan sampai memohon untuk kematiannya sendiri.
Pada tanggal 4 Januari 1989, menggunakan alas an kekalahan mereka dalam permaianan mahyonh, ke-empat pemuda itu mulai menghajar Furuta dengan berbel besi, menuangkan cairan korek api ke kaki, tangan, muka dan perut dan mulai membakarnya. Furuta kemudian meninggal pada hari itu juga karena shock. Pada saat persidangan ke-4 pemuda itu mengaku tidak menyadari seberapa parah cedera yang dialami Furuta dan menganggap bahwa ia hanya berpura-pura saja.
Mayat Furuta lalu disembunyikan dalam drum berukuran 55 gallon yang berisi semen, drum itu lalu dibuang di sebuah tanah kosong di Koto, Tokyo.
Setelah ditangkap, A, B, C dan D lalu dinyatakan bersalah dengan tuduhan “melakukan perbuatan menyakiti orang lain sehingga menyebabkan kematian”, sebuah tuduhan yang jauh lebih ringan dengan yang dituntut oleh orang tua dari Furuta. Kamisaku (“B”)sendiri hanya dipenjara selama 8 tahun, namun karena tindakan penyerangan yang dia lakukan lagi pada tahun 2004 hingga kini ia masih meringkuk di penjara. Orang tua dari “A” sendiri sampai menjual rumah mereka senilai 50 juta Yen untuk membayar uang kompensasi pada orang tua Furuta.
Sampai saat ini ada 2 film yang dibuat yang menceritakan kejadian itu:
Joshikōsei konkurīto-zume satsujin-jike dengan disutradarai oleh Katsuya Matsumura pada tahun 1995, dan
Concrete (Schoolgirl in Cement) dengan sutradara Hiromu Nakamura pada tahun 2004
Jumat, 31 Oktober 2008
Tetsu's Music Review part....unknown XD
Wakaka....kenapa judulnya seperti diatas itu? Soalnya jujur, gw lupa ini posting music review keberapa dan sayangnya gw cukup males buat ngeliat lagi kebelakang... haha.. jadi maap aja ya.. yang penting kan isi dari Reviewnya ini...
AN CAFE - Koakuma USAGI no koibumi to machine gun
Track List:
12012 - AITAI KARA

Track List:
Track List:
AN CAFE - Koakuma USAGI no koibumi to machine gun

Track List:
- MY LOVE LEAPS FOR ''C'
- Kawaiyu's RocK
- ZETSUBOU
- NYAPPY in the world 4 ~Hannya kakyou no theme~
Dan Finally.... sebuah single terbaru dari An Cafe akhirnya keluar juga. Setelah mendengarkan My Love leaps for C gw mulai merasakan adanya formula lagu yang terus-menerus diulang oleh mereka. Tipe lagu khas An Cafe yang begitu berwarna-warni, ceria dan catchy. Yah gw akuin, gw rasanya pengen joget ngelompat-lompat waktu mendengarkan bagian reff dari lagu ini tapi setelah mendengerkan lagu-lagu mereka sebelumnya rasanya kok tidak ada peningkatan yang berarti, kehadiran Yuki di keyboard juga belum memberi ke-khasan yang lebih bagi An Cafe.
Track ke-2, Kwaiyu's ROCK memang sesuai dengan judulnya, Taku membuka lagu ini dengan permainan yang mid-upbeat, lalu permainan double pedal Teruki pada pertengahan lagu bisa membuat lagu ini terasa lebih gagah. Selain itu sudah jarang juga Miku ber-scream ria. Lagu ini lumayan sich buat sekedar hiburan, namun secara keseluruhan lagu ini kurang mengena.
Zetsubou adalah track ke-3 di single ini, gak banyak komentar yang bisa gw kasi di lagu ini. Satu-satunya yang membuat gw sempat memeperhatikan lagu ini adalah saat Yuki mengisi lagu ini dengan touch khas blues, namun sudah..berhenti di situ aja, nggak ada alasan laen untuk memperhatikan lagu ini lebih lanjut.
Seperti kebiasaan khas An Cafe, mereka selalu membuat lagu-lagu seri NYAPPY in the world, dan kali ini mereka mengeluarkan lagu NYAPPY in the world 4 ~Hannya kakyou no theme~. Dengan beat disco dan aransemen yang seolah-olah seperti lagu hasil remix, ini memang cara yang tepat untuk menutup sebuah single. :D Lagu yang bisa membuat kita berjoget-joget lagi seperti orang gila di kamar saat mendengarkan lagu ini seorang diri. Yah seperti kata mereka " be NYAPPY aja" XD XD
Track ke-2, Kwaiyu's ROCK memang sesuai dengan judulnya, Taku membuka lagu ini dengan permainan yang mid-upbeat, lalu permainan double pedal Teruki pada pertengahan lagu bisa membuat lagu ini terasa lebih gagah. Selain itu sudah jarang juga Miku ber-scream ria. Lagu ini lumayan sich buat sekedar hiburan, namun secara keseluruhan lagu ini kurang mengena.
Zetsubou adalah track ke-3 di single ini, gak banyak komentar yang bisa gw kasi di lagu ini. Satu-satunya yang membuat gw sempat memeperhatikan lagu ini adalah saat Yuki mengisi lagu ini dengan touch khas blues, namun sudah..berhenti di situ aja, nggak ada alasan laen untuk memperhatikan lagu ini lebih lanjut.
Seperti kebiasaan khas An Cafe, mereka selalu membuat lagu-lagu seri NYAPPY in the world, dan kali ini mereka mengeluarkan lagu NYAPPY in the world 4 ~Hannya kakyou no theme~. Dengan beat disco dan aransemen yang seolah-olah seperti lagu hasil remix, ini memang cara yang tepat untuk menutup sebuah single. :D Lagu yang bisa membuat kita berjoget-joget lagi seperti orang gila di kamar saat mendengarkan lagu ini seorang diri. Yah seperti kata mereka " be NYAPPY aja" XD XD
12012 - AITAI KARA

Track List:
- Aitai Kara
- Hero
- Aitai Kara ~instrumental~
Khusus buat single ini gw bakal mencoba menjelaskannya dengan sangat singkat aja, INI BUKAN 12012!!!! WTF.... Waktu gw dengerin lagu ini, gw sempet ngira kalo gw salah muter lagu. Intro piano dengan nada yang manis, beat ballad (untung aja masih ada suara drum di lagu ini kalo nggak bisa-bisa gw gila beneran). Memang sejak merelease single Diamond, 12012 mulai menunjukkan sisi mereka yang lebih "poppish", tapi jika kita mendengarkan single-single sebelumnya seperti Taiyou atau Merry Go World, masih nampak ada sisi "keras" mereka dalam lagu-lagu itu, namun lagu ini, Aitai Kara, benar-benar berbeda 180. sebenarnya lagu ini masih senada dengan Diamond, tapi dengan beat yang jauh lebih slow lagi, cukup enak sebenarnya jika kita bisa melupakan "music root" asal mereka.
Hero adalah track ke-2, lagu pelipur lara bagi mereka yang menginginkan lebih banyak suara distorsi dalam lagu-lagu 12012. Beat drum yang mediocore dan (masih juga) feel yang hampir setipe dengan single diamond terasa sepanjang lagu ini, it's not a bad song, but it's not a good one either.
Secara keseluruhan single ini memang bukan single yang buruk, hanya saja kenapa harus nge-pop?! Bukannya itu hal yang jelek, tapi kalo kita sudah mengikuti musik mereka dari awal kita pasti berharap mereka akan tetap stabil dengan kosep musik mereka. Namun perubahan ini memang bukan hal yang buruk, terbukti bahwa mereka bisa semakin memperluas segmentasi penggemar mereka. Yah, bagi para penggemar 12012, kita berharap-harap ajalah buat yang terbaik bagi mereka....
BUONO - ROTTARA ROTTARA

Hero adalah track ke-2, lagu pelipur lara bagi mereka yang menginginkan lebih banyak suara distorsi dalam lagu-lagu 12012. Beat drum yang mediocore dan (masih juga) feel yang hampir setipe dengan single diamond terasa sepanjang lagu ini, it's not a bad song, but it's not a good one either.
Secara keseluruhan single ini memang bukan single yang buruk, hanya saja kenapa harus nge-pop?! Bukannya itu hal yang jelek, tapi kalo kita sudah mengikuti musik mereka dari awal kita pasti berharap mereka akan tetap stabil dengan kosep musik mereka. Namun perubahan ini memang bukan hal yang buruk, terbukti bahwa mereka bisa semakin memperluas segmentasi penggemar mereka. Yah, bagi para penggemar 12012, kita berharap-harap ajalah buat yang terbaik bagi mereka....
BUONO - ROTTARA ROTTARA

Track List:
- Rottara Rottara
- My Love
- Rottara Rottara (Instrumental)
- My Love (Instrumental)
Capek juga kalo nge-review yang "ganteng-ganteng" terus.. jadi sekarang buat pemanis sementara kita lihat aja dulu mbak-mbak jebolan Hello Project yang satu ini.
Group yang merupakan side project dari Tsugunaga Momoka (Berryz Kobou), Natsuyuki Miyabi (Berryz Kobou) dan Suzuki Airi ini memang enak dipandang hehehe...selain itu dari semua single yang mereka release tak belum pernah ada yang membuat gw kecewa.
Rottara Rottara, atau bisa juga dibaca sebagai Lotta Love Lotta Love, adalah Ending soundtrack dari Anime Shugo Chara!! Doki. Lagu yang ceria ini memang menyenangkan untuk didengarkan, terutama dengan suara dek Airi yang imut-imut..hwa.. mas-mas mana sich yang gemes ma dia! XD
My Love adalah coupling dari single ini, hadir dengan nuansa Ska yang beda dengan Rottara Rottara, lagu ini juga layak untuk didengarkan. Masih tipe lagu dengan melodi yang easy listening dan bisa membuat kita bergoyang-goyang sendiri di kamar (yah, kalo mau joget-joget di depan umum juga nggak apa-apa sich, asal urat malu kalian dah putus XD).
Membawa tema 80's yang khas HP! era momusu generasi pertama, Buono memang tidak menawarkan hal yang baru pada dunia HP! namun lagu-lagu mereka easy listening setidaknya akan dapat menghibur kita dengan suara mereka yang "fresh" dan musik mereka yang sederhana.
Group yang merupakan side project dari Tsugunaga Momoka (Berryz Kobou), Natsuyuki Miyabi (Berryz Kobou) dan Suzuki Airi ini memang enak dipandang hehehe...selain itu dari semua single yang mereka release tak belum pernah ada yang membuat gw kecewa.
Rottara Rottara, atau bisa juga dibaca sebagai Lotta Love Lotta Love, adalah Ending soundtrack dari Anime Shugo Chara!! Doki. Lagu yang ceria ini memang menyenangkan untuk didengarkan, terutama dengan suara dek Airi yang imut-imut..hwa.. mas-mas mana sich yang gemes ma dia! XD
My Love adalah coupling dari single ini, hadir dengan nuansa Ska yang beda dengan Rottara Rottara, lagu ini juga layak untuk didengarkan. Masih tipe lagu dengan melodi yang easy listening dan bisa membuat kita bergoyang-goyang sendiri di kamar (yah, kalo mau joget-joget di depan umum juga nggak apa-apa sich, asal urat malu kalian dah putus XD).
Membawa tema 80's yang khas HP! era momusu generasi pertama, Buono memang tidak menawarkan hal yang baru pada dunia HP! namun lagu-lagu mereka easy listening setidaknya akan dapat menghibur kita dengan suara mereka yang "fresh" dan musik mereka yang sederhana.
Senin, 27 Oktober 2008
Tetsu's Single Review
Hallo Minna…
Hontouni Gomenasai kalo blog ini dah lama sekali nggak keurus, maklumlah gw selama beberapa bulan ini gw dapet cobaan idup terus, mulai dari modem rusak, CPU jebol, kerjaan banyak dan sebagainya lah. Pokoknya mulai sekarang Insya Allah gw bakal mulai aktif lagi ngisi blog kita tercinta ini. So lanjut aja, ini dia beberapa single yang gw rekomendasiin
ASIAN KUNG-FU GENERATION – Fujisawa Looser

Track List:
1. Fujisawa Looser
2. Hello Hello
Review:
And once again another single from Ajikan, single pada minggu awal pereleasannya berhasil menembus puncak oricon chart, menunjukkan bahwa karya-karya Ajikan memang masih sangat menjadi band favorit semua orang.
Cukup mengecewakan bahwa di single ini hanya berisi 2 lagu, yaitu Fujisawa Looser dan Hello Hello, gw sebenernya berharap mereka bakal ngasi lagu yang lebih banyak lagi, tapi oh well apalah daya…
Fujisawa Looser hadir masih dengan segala ciri khas Ajikan yang tampaknya tak pernah berubah, sound guitar yang crunchy, karakter vocal Goto yang khas serta melody yang simple dan catchy di telinga.
Kejutan justru muncul di lagu ke-2, Hello Hello, dimana mereka menyanyikan lagu ini dengan bahasa Inggris. Nuansa yang dihadirkan juga berbeda sekali dengan Fujisawa Looser namun tetap tidak meninggalkan ciri khas Ajikan, tapi melody gitarnya entah kenapa justru juga sedikit mengingatkan pada The strokes. Walaupun memang masih sedikit monoton, tapi lagu ini memang adalah satu lagi bukti bahwa Ajikan adalah salah satu band Jepang yang bisa menjaga konsistensi mereka dalam bermusik, baik secara konsep dan juga produktifitas.
HIGH and MIGHTY COLOR – Remember

Track List:
1. Remember
2. Hana Fubuki
3. Pride -live mix 2008-
4. Remember ~instrumental~
Review:
Maki-chan memang telah menyatakan pengunduran dirinya pertengahan tahun ini, tapi bukan berarti kegarangan Haikara berkurang begitu saja. Setelah single Hot Limit yang cenderung lebih popish dari lagu-lagu mereka sebelumnya memang sempat ada kekhawatiran dari para fans bahwa Haikara akan mencoba lebih “menjual”, tapi lewat single Remember mereka justru membuktikan sebaliknya, Intro Remember yang langsung menghentak dengan nyanyian lembut Maki serta teriakan Yuusuke yang khas, membuktikan bahwa mereka masih konsisten dengan gaya bermusik mereka. Permainan riff guitar Kazuto dan Meg yang sederhana tapi juga rumit di saat yang sama juga menjadi hal yang paling mengena di lagu ini.
Hana Fubuki, hanya ada satu komentar untuk lagu ini, MANIS, semanis Maki-chan :p Terdengar hampir setipe dengan lagu seperti Dream atau Oxalis namun tetap saja enak. Meskipun terasa Popish namun aransemen dan permainan guitar Kazu di beberapa bagian masih mampu member nuansa rock di lagu ini.
Untuk tambahan lagu Pride Live Mix 2008 masih tidak terlalu berbeda dengan versi aslinya, satu-satunya yang berbeda adalah pada bagian outro dari lagu ini, Yusuuke memberikan jatah scream yang lebih keras di akhir bagian lagu ini, selain itu… yang lainnya sama saja..
Matenrou Opera – Spectacular

Track List:
1. Eve
2. Shinkirou
3. Kagayakeru Sekai
Review:
Setelah dipercaya untuk menjadi opening act untuk Versailles pada European tour mereka, nampaknya tidak ada lagi yang meragukan kualitas dari band yang baru berdiri tahun 2007 ini. Musik yang khas dengan sound classic piano dan string seperti yang bisa kita dengarkan di album Gilia juga masih dapat kita dengarkan di single ini.
EVE adalah lagu terkeras di single ini, penuh dengan riff guitar rock, distrosi guitar dan scream Sono yang lembut di beberapa bagian lagu. Bukan salah satu lagu terbaik mereka tapi bisa dibilang sebagai lagu yang cukup menonjol jika dibandingkan dengan lagu-lagu mereka yang lain.
Permainan classic Ayame pada shinkirou mampu memberikan efek dramatis di bagian awal lagu. Masih terdengar upbeat tapi lagu ini juga jauh lebih lembut dibandingkan Eve.
Bagai grafik yang terus menurun, Kagayakeru Sekai adalah lagu paling pelan si single ini, namun entah kenapa suara Sono dan permainan Ayame justru mengubah lagu ini menjadi identik dengan gaya music Kagrra,
Yang mengecewakan di single ini mungkin hanya urutan lagunya yang semakin ke belakang justru semakin lembek. Meskipun tak bisa dipunkiri bahwa lagu-lagu ini memang layak untuk didengarkan.
Hontouni Gomenasai kalo blog ini dah lama sekali nggak keurus, maklumlah gw selama beberapa bulan ini gw dapet cobaan idup terus, mulai dari modem rusak, CPU jebol, kerjaan banyak dan sebagainya lah. Pokoknya mulai sekarang Insya Allah gw bakal mulai aktif lagi ngisi blog kita tercinta ini. So lanjut aja, ini dia beberapa single yang gw rekomendasiin
ASIAN KUNG-FU GENERATION – Fujisawa Looser

Track List:
1. Fujisawa Looser
2. Hello Hello
Review:
And once again another single from Ajikan, single pada minggu awal pereleasannya berhasil menembus puncak oricon chart, menunjukkan bahwa karya-karya Ajikan memang masih sangat menjadi band favorit semua orang.
Cukup mengecewakan bahwa di single ini hanya berisi 2 lagu, yaitu Fujisawa Looser dan Hello Hello, gw sebenernya berharap mereka bakal ngasi lagu yang lebih banyak lagi, tapi oh well apalah daya…
Fujisawa Looser hadir masih dengan segala ciri khas Ajikan yang tampaknya tak pernah berubah, sound guitar yang crunchy, karakter vocal Goto yang khas serta melody yang simple dan catchy di telinga.
Kejutan justru muncul di lagu ke-2, Hello Hello, dimana mereka menyanyikan lagu ini dengan bahasa Inggris. Nuansa yang dihadirkan juga berbeda sekali dengan Fujisawa Looser namun tetap tidak meninggalkan ciri khas Ajikan, tapi melody gitarnya entah kenapa justru juga sedikit mengingatkan pada The strokes. Walaupun memang masih sedikit monoton, tapi lagu ini memang adalah satu lagi bukti bahwa Ajikan adalah salah satu band Jepang yang bisa menjaga konsistensi mereka dalam bermusik, baik secara konsep dan juga produktifitas.
HIGH and MIGHTY COLOR – Remember

Track List:
1. Remember
2. Hana Fubuki
3. Pride -live mix 2008-
4. Remember ~instrumental~
Review:
Maki-chan memang telah menyatakan pengunduran dirinya pertengahan tahun ini, tapi bukan berarti kegarangan Haikara berkurang begitu saja. Setelah single Hot Limit yang cenderung lebih popish dari lagu-lagu mereka sebelumnya memang sempat ada kekhawatiran dari para fans bahwa Haikara akan mencoba lebih “menjual”, tapi lewat single Remember mereka justru membuktikan sebaliknya, Intro Remember yang langsung menghentak dengan nyanyian lembut Maki serta teriakan Yuusuke yang khas, membuktikan bahwa mereka masih konsisten dengan gaya bermusik mereka. Permainan riff guitar Kazuto dan Meg yang sederhana tapi juga rumit di saat yang sama juga menjadi hal yang paling mengena di lagu ini.
Hana Fubuki, hanya ada satu komentar untuk lagu ini, MANIS, semanis Maki-chan :p Terdengar hampir setipe dengan lagu seperti Dream atau Oxalis namun tetap saja enak. Meskipun terasa Popish namun aransemen dan permainan guitar Kazu di beberapa bagian masih mampu member nuansa rock di lagu ini.
Untuk tambahan lagu Pride Live Mix 2008 masih tidak terlalu berbeda dengan versi aslinya, satu-satunya yang berbeda adalah pada bagian outro dari lagu ini, Yusuuke memberikan jatah scream yang lebih keras di akhir bagian lagu ini, selain itu… yang lainnya sama saja..
Matenrou Opera – Spectacular

Track List:
1. Eve
2. Shinkirou
3. Kagayakeru Sekai
Review:
Setelah dipercaya untuk menjadi opening act untuk Versailles pada European tour mereka, nampaknya tidak ada lagi yang meragukan kualitas dari band yang baru berdiri tahun 2007 ini. Musik yang khas dengan sound classic piano dan string seperti yang bisa kita dengarkan di album Gilia juga masih dapat kita dengarkan di single ini.
EVE adalah lagu terkeras di single ini, penuh dengan riff guitar rock, distrosi guitar dan scream Sono yang lembut di beberapa bagian lagu. Bukan salah satu lagu terbaik mereka tapi bisa dibilang sebagai lagu yang cukup menonjol jika dibandingkan dengan lagu-lagu mereka yang lain.
Permainan classic Ayame pada shinkirou mampu memberikan efek dramatis di bagian awal lagu. Masih terdengar upbeat tapi lagu ini juga jauh lebih lembut dibandingkan Eve.
Bagai grafik yang terus menurun, Kagayakeru Sekai adalah lagu paling pelan si single ini, namun entah kenapa suara Sono dan permainan Ayame justru mengubah lagu ini menjadi identik dengan gaya music Kagrra,
Yang mengecewakan di single ini mungkin hanya urutan lagunya yang semakin ke belakang justru semakin lembek. Meskipun tak bisa dipunkiri bahwa lagu-lagu ini memang layak untuk didengarkan.
Kamis, 04 September 2008
Pre Order Kaos Iro Iro


Hallo Guys...ini ada barang baru dari Iro Iro. Coba diliat dulu.
Exclusive Iro Iro T-Shirt. Kenapa exclusive? Soalnya kita bikin satu desain jumlahnya terbatas. Dan untuk desain pertama ini kita cuma bikin 15 potong. Buat yg tertarik harganya 70ribu/pc, belum termasuk ongkos kirim untuk yg di luar kota.
Untuk ukuran yg tersedia :
Cowok:
# S = Lebar 45 ; Panjang 64
# M = Lebar 48 ; Panjang 69
# L = Lebar 52 ; Panjang 72
# XL = Lebar 56 ; Panjang 77
# XXL = Lebar 60 ; Panjang 80
# XXXL = Lebar 64 ; Panjang 84
Cewek:
# S = Dada/pinggang 42/44 ; Panjang 56
# M = Dada/pinggang 44/46 ; Panjang 60
# L = Dada/pinggang 46/48 ; Panjang 64
# XL = Dada/pinggang 48/50 ; Panjang 68
# XXL = Dada/pinggang 50/52 ; Panjang 72
# XXXL = Dada/pinggang 52/54 ; Panjang 76
Untuk pemesanan hubungi 02491136471 ato via email ke lj_zain@yahoo.com, dengan mencantumkan warna yg diinginkan (putih/hitam) dan ukuran (cowo/cewe). Pembayaran bisa transfer via BCA 0094579178 an. Luthfi Juniawan, dan untuk pembayaran langsung sementara bisa dilayani setiap hari sabtu/minggu sore (setelah jam 1 siang) di kantor Trax FM di Jl. Sultan Agung 63 kav. 5 lt. 3
Barang eksklusif ni...kalo kamu nglewatin desain awal ini, ga akan bisa dapet lagi barang yg sama. Inget ini cuma dibikin 15 potong aja lo...
oya khusus untuk ukuran di atas XL ad tambahan 6rb ya. No offense tapi kaosnya lebih mahal untuk ukuran segitu.
Info selanjutnya menyusul.
Langganan:
Postingan (Atom)