Selasa, 13 Januari 2009

Tetsu's Music Review

Sekian lama tak jumpa ya!!!!
Gomenne minna..maap banget udah lama gw, Tetsu, nggak bisa mengupdate Blog ini karena memang gw lagi ngejer TA gwPhotobucket. Maklumlah, gw ngincer wisuda April tahun ini, jadi ya terpaksa dech harus dikejar. Makasih juga buat orang-orang yang waktu siaran protes "kok blog Iro-Iro nggak keurus sich?!?!", itu kan berarti ternyata masih banyak juga penggemar setia Iro-Iro yang sering buka blog ini, gw aja sebagai yang bikin malah udah lama banget nggak buka Blog ini. Nah mumpung sekarang ini gw dah agak lega pikirannya, izinkan gw membuka lagi blog yang telah terhibernasi selama 2 bulan ini. Ok, tanpa panjang lebar lagi.. Dozo....

Ada banyak sekali single dan Album yang telah direlease selama beberapa minggu ini, dan kali ini gw bakal membahas beberapa album dan single yang gw rasa layak untuk kalian miliki.


DEATHGAZE - AWAKE-evoke the urge-









Tracklist:
  1. Japanese Meliorism
  2. -1
  3. Evoke the World
  4. Unchain Wing
  5. Goodbye My Earth
  6. Quench
  7. Forsaken
  8. Paranoid Parade
  9. Domestic Pig #1013
  10. Fuck Me
  11. Amendsen

Review:
Deathgaze adalah sebuah band yang telah banyak mendapat cukup banyak kecaman dan caci makian selama beberapa tahun ini, penyebabnya adalah kualitas musik mereka yang menurun sejak sang vocalis, Sou keluar dan posisinya akhirnya digantikan oleh sang bassis, Ai. Pada single - single seperti insult kiss me, Dearest dan Abyss musik mereka terdengar menjadi lebih "enteng", sama sekali berbeda dengan saat Sou masih menjadi vocalis, namun tak terduga. Album Awake ini benar-benar adalah panggilan kebangkitan mereka. Meskipun album ini tetap tidak sekeras Genicode and Mass murder, namun unsur hardcore dan scream di di lagu-lagu mereka dapat kembali terdengar.
Beberapa lagu yang layak didengarkan di album ini adalah -1, Evoke the World, Goodbye my earth, dan Fuck Me, lagu-lagu tersebut bagi gw adalah lagu-lagu yang mengandung unsur Deathgaze yang dirindukan oleh para penggemar-penggemarnya. Suara growl Ai yang ternyata lumayan juga dan suara halusnya yang akhirnya lebih terasa menyatu dengan musik Deathgaze adalah satu lagi alasan yang membuat album ini terasa luar biasa.
Satu lagi keanehan yang terdapat di album ini adalah track ke-11, amends. Lagu ini adalah lagu paling slow di album ini, dan juga satu-satunya yang menggunakan suara piano sebagai isian. Yah mungkin itu prinsip yang mereka pegang, "awali sesuatu dengan keras dan akhirilah dengan lembut". hehe...
Untuk album ini gw mau kasi PhotobucketPhotobucketPhotobucket


GIRL NEXT DOOR - GIRL NEXT DOOR











Track List:
  1. Winter Game
  2. Drive Away
  3. Power of Love
  4. Shiawase no Jouken
  5. WINTER MIRAGE
  6. Jounetsu no Daishou
  7. Fine After rain
  8. Breath
  9. Day's
  10. ESCAPE
  11. Winter Garden
  12. Climber's high
  13. NEXT DOOR
  14. Guuzen no Kakuritsu

Review:
GIRL NEXT DOOR atau bisa juga kita baca sebagai the next E.L.T. Kenapa begitu? Yah nggak bisa kita pungkiri bahwa Avex memang mempunyai kecenderungan merekrut artis-artis yang beraliran pop-elektronik-dance, sebagai contoh lihat saja TRf, E.L.T atau juga Ayumi Hamasaki pada masa awal-awalnya.
Hal yang sama inilah yang juga bisa kita nikmati saat kita mendengarkan debut album GIRL NEXT DOOR ini, sound-sound dan gaya musik yang sama seperti lagu-lagu E.LT (dan juga sedikit day after tomorrow) pada periode awal. Secara keseluruhan ini adalah album yang keren , gw bisa menikmati hampir semua lagu yang ada di album ini. Kalo untuk lagu-lagu yang disarankan ada banya sich, tapi sepertinya kalian bisa memberikan perhatian khusus pada lagu-lagu berikut ini: Winter Game, Power of Love, Shiawase no Jouken, dan Guuzen no Kakuritsu.
Terakhir, sebagai anak baru dalam dunia musik J-Pop sebenarnya masih ada banyak hal yang bisa kita harapkan dari GND, dan juga kita bisa melihat apakah pada single-single atau album-album berikutnya mereka bisa tetpa konsisten pada genre musik mereka, seperti yang mereka usung saat ini. and Finally, i've got to give this album a PhotobucketPhotobucketPhotobucketPhotobucket


Selasa, 25 November 2008

The Story behid Gazette's Taion

Gazette - Taion

A wintry sky and the broken streetlight cold wind.
Unknown shadow the footprint of desertion.
Freedom was taken.

If it wakes up a gloomy ceiling.
A laughing voice sinks in the eardrum it is soiled.
And violence rapes me.

An understanding is impossible.
Why was I chosen? Someone should answer...

Douka hidoi yumedato kotaetehoshii
Doredake sakebi modae kurushimebaii
Douka hidoi yumedato oshietehoshii
Chigiresouna koe de nandomo sakenda

There is no hand of preparing of the disordered hair.
A laughing voice sinks in the eardrum a faint temperature is
mixed in the midwinter.

Koe wo koroshite karesouna jibu ni ikikaseteita
Ikirukoto wo miushinawanuyou
Koe wo koroshite furuete yoruwa itami ni oboreteiku
Togiresuna iki wo yurushite...

Douka hidoi yumedato kotaetehoshii
Doredaka sakebi modae kurushimebaii
Douka hidoi yumedato oshiete hoshii
Saigo ni mouichido dake warattemitai

===================================================================

Gazette – Suhu tubuh

Langit yang dingin dan lampu jalanan yang rusak, angin yang dingin
Bayangan yang tak dikenal, jejak kaki yang ditinggalkan
Kebebasan telah terambil
Saat terbangun, sebuah atap yang suram
Suara tawa terdengar di gendering telinga, teringat
Dan kekerasan memperkosa diriku

Sebuah pemahaman adalah mustahil
Kenapakah aku yang terpilih? Seseorang harus menjawab…

Aku harap entah bagaimana kau memberitahuku, bahwa ini semua hanyalah mimpi buruk
Hingga kapankah aku arus berteriak, menjerit dan menderita hingga semuanya usai?
Kumohon, katakanlah padaku bahwa ini semua hanyalah mimpi buruk
Dengan suara yang terdengar rusak, aku menangis lagi dan lagi

Tak ada tangan yang memperbaiki rambut yang berantakan
Suara tawa terdengar di gendering telinga, suhu yang menurun tercampur dengan musim dingin.

Menahan suaraku dan memerintah diriku yang menjerit untuk bertahan hidup
Untuk tidak kehilangan pandangan dari semua yang hidup
Menahan suaraku, aku ingat malam-malam penuh dengan sakit
Maafkanlah nafasku yang terganggu ini..

Aku harap entah bagaimana kau memberitahuku, bahwa ini semua hanyalah mimpi buruk
Hingga kapankah aku arus berteriak, menjerit dan menderita hingga semuanya usai?
Kumohon, katakanlah padaku bahwa ini semua hanyalah mimpi buruk
Pada akhirnya, aku hanya ingin mencoba dan tertawa sekali lagi.


===================================================================

Terkadang inspirasi dari sebuah lagu bisa berasal dari mana pun, bisa dari suatu kejadian pribadi yang dialami oleh sang penulis ataupun juga dari sebuah kejadian yang mengilhami hidupnya. Hal yang sama terjadi juga pada Ruki, pada album NIL yang direlease pada tahun 2006 lalu terdapat satu lagu yang istimewa, Taion. Taion memiliki nuansa yang paling gelap dibandingkan dengan lagu-lagu lain yang terdapat di album NIL, baik secara aransemen dan juga lyric. Hal ini dikarenakan lagu ini memang diilhami dari sebuah kisah nyata yang terjadi 20 tahun yang lalu, sebuah kejadian memilukan yang akan dikenal orang sebagai salah satu bukti kekejaman manusia.

“Joshikosei konkurito-zume satsujin-jiken” atau bisa juga diterjemahkan sebagai “Kasus pembunuhan Gadis Sekolahan yang dikubur dengan Semen”, itulah nama dari sebuah kasus kejahatan yang pernah terjadi di Jepang pada tahun 1988 dimana seorang gadis muda berusia 16 tahun, bernama Junko Furuta dibunuh dan mayatnya dibuang dalam sebuah drum yang berisi semen.

Kronologi dari kejadian tersebut adalah sebagai berikut. Pada bulan November 1988, 4 orang remaja, sebut saja A (18 tahun), B (17 tahun, diketahui namanya adalah Jo Kamisaku), C (16 tahun) dan D (17 tahun, menculik dan menahan seorang gadis bernama Junko Furuta (16 tahun), seorang siswa SMA kelas 2 dari prefektur Saitama, Misato, selama 44 hari. Furuta lalu ditahan di rumah milik orang tua “C”, disana ia dipaksa oleh “A” untuk menghubungi orang tuanya dan memberitahu mereka bahwa ia kabur dari rumah dan ia juga bersama dengan temannya, sehingga mereka tidak perlu khawatir padanya.

Furuta juga dipaksa untuk berpura-pura sebagai pacar dari “A” saat orang tua dari “C” ada di rumah, namun setelah orang tua dari “C” tidak terlalu menghiraukan aksi itu sandiwara itupun mereka hentikan. Setelah disekap, Furuta sempat mencoba melarikan diri beberapa kali, dan parahnya bahkan saat ia memohon pada orang tua “C” tak ada satupun dari mereka yang peduli. Mereka ternyata telah diintimidasi oleh “A” yang merupakan seorang pemimpin Yakuza level bawah dimana “A” sempat mengancam akan membunuh mereka jika ada yang membantu Furuta.

Selama masa penyekapan Furuta mengalami berbagai siksaan dan perkosaan, bahkan dalam pengakuan mereka dalam persidangan mereka pernah memasukkan berbagai macam benda asing ke dalam kemaluannya, menyulut kembang api si masukkan ke (maaf) anus, menjatuhkan barbel ke perutnya dan berbagai macam siksaan lainnya.

Saat mengalami semua siksaan itu dan menyadari bahwa tidak ada satu orangpun yang bersedia melepaskannya Furuta bahkan sampai memohon untuk kematiannya sendiri.
Pada tanggal 4 Januari 1989, menggunakan alas an kekalahan mereka dalam permaianan mahyonh, ke-empat pemuda itu mulai menghajar Furuta dengan berbel besi, menuangkan cairan korek api ke kaki, tangan, muka dan perut dan mulai membakarnya. Furuta kemudian meninggal pada hari itu juga karena shock. Pada saat persidangan ke-4 pemuda itu mengaku tidak menyadari seberapa parah cedera yang dialami Furuta dan menganggap bahwa ia hanya berpura-pura saja.

Mayat Furuta lalu disembunyikan dalam drum berukuran 55 gallon yang berisi semen, drum itu lalu dibuang di sebuah tanah kosong di Koto, Tokyo.

Setelah ditangkap, A, B, C dan D lalu dinyatakan bersalah dengan tuduhan “melakukan perbuatan menyakiti orang lain sehingga menyebabkan kematian”, sebuah tuduhan yang jauh lebih ringan dengan yang dituntut oleh orang tua dari Furuta. Kamisaku (“B”)sendiri hanya dipenjara selama 8 tahun, namun karena tindakan penyerangan yang dia lakukan lagi pada tahun 2004 hingga kini ia masih meringkuk di penjara. Orang tua dari “A” sendiri sampai menjual rumah mereka senilai 50 juta Yen untuk membayar uang kompensasi pada orang tua Furuta.

Sampai saat ini ada 2 film yang dibuat yang menceritakan kejadian itu:
Joshikōsei konkurīto-zume satsujin-jike dengan disutradarai oleh Katsuya Matsumura pada tahun 1995, dan
Concrete (Schoolgirl in Cement) dengan sutradara Hiromu Nakamura pada tahun 2004

Jumat, 31 Oktober 2008

Tetsu's Music Review part....unknown XD

Wakaka....kenapa judulnya seperti diatas itu? Soalnya jujur, gw lupa ini posting music review keberapa dan sayangnya gw cukup males buat ngeliat lagi kebelakang... haha.. jadi maap aja ya.. yang penting kan isi dari Reviewnya ini...

AN CAFE - Koakuma USAGI no koibumi to machine gun









Track List:
  1. MY LOVE LEAPS FOR ''C'
  2. Kawaiyu's RocK
  3. ZETSUBOU
  4. NYAPPY in the world 4 ~Hannya kakyou no theme~
Review:
Dan Finally.... sebuah single terbaru dari An Cafe akhirnya keluar juga. Setelah mendengarkan My Love leaps for C gw mulai merasakan adanya formula lagu yang terus-menerus diulang oleh mereka. Tipe lagu khas An Cafe yang begitu berwarna-warni, ceria dan catchy. Yah gw akuin, gw rasanya pengen joget ngelompat-lompat waktu mendengarkan bagian reff dari lagu ini tapi setelah mendengerkan lagu-lagu mereka sebelumnya rasanya kok tidak ada peningkatan yang berarti, kehadiran Yuki di keyboard juga belum memberi ke-khasan yang lebih bagi An Cafe.
Track ke-2, Kwaiyu's ROCK memang sesuai dengan judulnya, Taku membuka lagu ini dengan permainan yang mid-upbeat, lalu permainan double pedal Teruki pada pertengahan lagu bisa membuat lagu ini terasa lebih gagah. Selain itu sudah jarang juga Miku ber-scream ria. Lagu ini lumayan sich buat sekedar hiburan, namun secara keseluruhan lagu ini kurang mengena.
Zetsubou adalah track ke-3 di single ini, gak banyak komentar yang bisa gw kasi di lagu ini. Satu-satunya yang membuat gw sempat memeperhatikan lagu ini adalah saat Yuki mengisi lagu ini dengan touch khas blues, namun sudah..berhenti di situ aja, nggak ada alasan laen untuk memperhatikan lagu ini lebih lanjut.
Seperti kebiasaan khas An Cafe, mereka selalu membuat lagu-lagu seri NYAPPY in the world, dan kali ini mereka mengeluarkan lagu NYAPPY in the world 4 ~Hannya kakyou no theme~. Dengan beat disco dan aransemen yang seolah-olah seperti lagu hasil remix, ini memang cara yang tepat untuk menutup sebuah single. :D Lagu yang bisa membuat kita berjoget-joget lagi seperti orang gila di kamar saat mendengarkan lagu ini seorang diri. Yah seperti kata mereka " be NYAPPY aja" XD XD


12012 - AITAI KARA









Track List:
  1. Aitai Kara
  2. Hero
  3. Aitai Kara ~instrumental~
Review:
Khusus buat single ini gw bakal mencoba menjelaskannya dengan sangat singkat aja, INI BUKAN 12012!!!! WTF.... Waktu gw dengerin lagu ini, gw sempet ngira kalo gw salah muter lagu. Intro piano dengan nada yang manis, beat ballad (untung aja masih ada suara drum di lagu ini kalo nggak bisa-bisa gw gila beneran). Memang sejak merelease single Diamond, 12012 mulai menunjukkan sisi mereka yang lebih "poppish", tapi jika kita mendengarkan single-single sebelumnya seperti Taiyou atau Merry Go World, masih nampak ada sisi "keras" mereka dalam lagu-lagu itu, namun lagu ini, Aitai Kara, benar-benar berbeda 180. sebenarnya lagu ini masih senada dengan Diamond, tapi dengan beat yang jauh lebih slow lagi, cukup enak sebenarnya jika kita bisa melupakan "music root" asal mereka.
Hero adalah track ke-2, lagu pelipur lara bagi mereka yang menginginkan lebih banyak suara distorsi dalam lagu-lagu 12012. Beat drum yang mediocore dan (masih juga) feel yang hampir setipe dengan single diamond terasa sepanjang lagu ini, it's not a bad song, but it's not a good one either.
Secara keseluruhan single ini memang bukan single yang buruk, hanya saja kenapa harus nge-pop?! Bukannya itu hal yang jelek, tapi kalo kita sudah mengikuti musik mereka dari awal kita pasti berharap mereka akan tetap stabil dengan kosep musik mereka. Namun perubahan ini memang bukan hal yang buruk, terbukti bahwa mereka bisa semakin memperluas segmentasi penggemar mereka. Yah, bagi para penggemar 12012, kita berharap-harap ajalah buat yang terbaik bagi mereka....


BUONO - ROTTARA ROTTARA









Track List:
  1. Rottara Rottara
  2. My Love
  3. Rottara Rottara (Instrumental)
  4. My Love (Instrumental)
Review:
Capek juga kalo nge-review yang "ganteng-ganteng" terus.. jadi sekarang buat pemanis sementara kita lihat aja dulu mbak-mbak jebolan Hello Project yang satu ini.
Group yang merupakan side project dari Tsugunaga Momoka (Berryz Kobou), Natsuyuki Miyabi (Berryz Kobou) dan Suzuki Airi ini memang enak dipandang hehehe...selain itu dari semua single yang mereka release tak belum pernah ada yang membuat gw kecewa.
Rottara Rottara, atau bisa juga dibaca sebagai Lotta Love Lotta Love, adalah Ending soundtrack dari Anime Shugo Chara!! Doki. Lagu yang ceria ini memang menyenangkan untuk didengarkan, terutama dengan suara dek Airi yang imut-imut..hwa.. mas-mas mana sich yang gemes ma dia! XD
My Love adalah coupling dari single ini, hadir dengan nuansa Ska yang beda dengan Rottara Rottara, lagu ini juga layak untuk didengarkan. Masih tipe lagu dengan melodi yang easy listening dan bisa membuat kita bergoyang-goyang sendiri di kamar (yah, kalo mau joget-joget di depan umum juga nggak apa-apa sich, asal urat malu kalian dah putus XD).

Membawa tema 80's yang khas HP! era momusu generasi pertama, Buono memang tidak menawarkan hal yang baru pada dunia HP! namun lagu-lagu mereka easy listening setidaknya akan dapat menghibur kita dengan suara mereka yang "fresh" dan musik mereka yang sederhana.

Senin, 27 Oktober 2008

Tetsu's Single Review

Hallo Minna…
Hontouni Gomenasai kalo blog ini dah lama sekali nggak keurus, maklumlah gw selama beberapa bulan ini gw dapet cobaan idup terus, mulai dari modem rusak, CPU jebol, kerjaan banyak dan sebagainya lah. Pokoknya mulai sekarang Insya Allah gw bakal mulai aktif lagi ngisi blog kita tercinta ini. So lanjut aja, ini dia beberapa single yang gw rekomendasiin

ASIAN KUNG-FU GENERATION – Fujisawa Looser










Track List:
1. Fujisawa Looser
2. Hello Hello

Review:
And once again another single from Ajikan, single pada minggu awal pereleasannya berhasil menembus puncak oricon chart, menunjukkan bahwa karya-karya Ajikan memang masih sangat menjadi band favorit semua orang.
Cukup mengecewakan bahwa di single ini hanya berisi 2 lagu, yaitu Fujisawa Looser dan Hello Hello, gw sebenernya berharap mereka bakal ngasi lagu yang lebih banyak lagi, tapi oh well apalah daya…
Fujisawa Looser hadir masih dengan segala ciri khas Ajikan yang tampaknya tak pernah berubah, sound guitar yang crunchy, karakter vocal Goto yang khas serta melody yang simple dan catchy di telinga.
Kejutan justru muncul di lagu ke-2, Hello Hello, dimana mereka menyanyikan lagu ini dengan bahasa Inggris. Nuansa yang dihadirkan juga berbeda sekali dengan Fujisawa Looser namun tetap tidak meninggalkan ciri khas Ajikan, tapi melody gitarnya entah kenapa justru juga sedikit mengingatkan pada The strokes. Walaupun memang masih sedikit monoton, tapi lagu ini memang adalah satu lagi bukti bahwa Ajikan adalah salah satu band Jepang yang bisa menjaga konsistensi mereka dalam bermusik, baik secara konsep dan juga produktifitas.


HIGH and MIGHTY COLOR – Remember









Track List:
1. Remember
2. Hana Fubuki
3. Pride -live mix 2008-
4. Remember ~instrumental~

Review:
Maki-chan memang telah menyatakan pengunduran dirinya pertengahan tahun ini, tapi bukan berarti kegarangan Haikara berkurang begitu saja. Setelah single Hot Limit yang cenderung lebih popish dari lagu-lagu mereka sebelumnya memang sempat ada kekhawatiran dari para fans bahwa Haikara akan mencoba lebih “menjual”, tapi lewat single Remember mereka justru membuktikan sebaliknya, Intro Remember yang langsung menghentak dengan nyanyian lembut Maki serta teriakan Yuusuke yang khas, membuktikan bahwa mereka masih konsisten dengan gaya bermusik mereka. Permainan riff guitar Kazuto dan Meg yang sederhana tapi juga rumit di saat yang sama juga menjadi hal yang paling mengena di lagu ini.
Hana Fubuki, hanya ada satu komentar untuk lagu ini, MANIS, semanis Maki-chan :p Terdengar hampir setipe dengan lagu seperti Dream atau Oxalis namun tetap saja enak. Meskipun terasa Popish namun aransemen dan permainan guitar Kazu di beberapa bagian masih mampu member nuansa rock di lagu ini.
Untuk tambahan lagu Pride Live Mix 2008 masih tidak terlalu berbeda dengan versi aslinya, satu-satunya yang berbeda adalah pada bagian outro dari lagu ini, Yusuuke memberikan jatah scream yang lebih keras di akhir bagian lagu ini, selain itu… yang lainnya sama saja..


Matenrou Opera – Spectacular









Track List:
1. Eve
2. Shinkirou
3. Kagayakeru Sekai

Review:
Setelah dipercaya untuk menjadi opening act untuk Versailles pada European tour mereka, nampaknya tidak ada lagi yang meragukan kualitas dari band yang baru berdiri tahun 2007 ini. Musik yang khas dengan sound classic piano dan string seperti yang bisa kita dengarkan di album Gilia juga masih dapat kita dengarkan di single ini.
EVE adalah lagu terkeras di single ini, penuh dengan riff guitar rock, distrosi guitar dan scream Sono yang lembut di beberapa bagian lagu. Bukan salah satu lagu terbaik mereka tapi bisa dibilang sebagai lagu yang cukup menonjol jika dibandingkan dengan lagu-lagu mereka yang lain.
Permainan classic Ayame pada shinkirou mampu memberikan efek dramatis di bagian awal lagu. Masih terdengar upbeat tapi lagu ini juga jauh lebih lembut dibandingkan Eve.
Bagai grafik yang terus menurun, Kagayakeru Sekai adalah lagu paling pelan si single ini, namun entah kenapa suara Sono dan permainan Ayame justru mengubah lagu ini menjadi identik dengan gaya music Kagrra,
Yang mengecewakan di single ini mungkin hanya urutan lagunya yang semakin ke belakang justru semakin lembek. Meskipun tak bisa dipunkiri bahwa lagu-lagu ini memang layak untuk didengarkan.

Kamis, 04 September 2008

Pre Order Kaos Iro Iro






























Hallo Guys...ini ada barang baru dari Iro Iro. Coba diliat dulu.
Exclusive Iro Iro T-Shirt. Kenapa exclusive? Soalnya kita bikin satu desain jumlahnya terbatas. Dan untuk desain pertama ini kita cuma bikin 15 potong. Buat yg tertarik harganya 70ribu/pc, belum termasuk ongkos kirim untuk yg di luar kota.

Untuk ukuran yg tersedia :
Cowok:
# S = Lebar 45 ; Panjang 64
# M = Lebar 48 ; Panjang 69
# L = Lebar 52 ; Panjang 72
# XL = Lebar 56 ; Panjang 77
# XXL = Lebar 60 ; Panjang 80
# XXXL = Lebar 64 ; Panjang 84

Cewek:
# S = Dada/pinggang 42/44 ; Panjang 56
# M = Dada/pinggang 44/46 ; Panjang 60
# L = Dada/pinggang 46/48 ; Panjang 64
# XL = Dada/pinggang 48/50 ; Panjang 68
# XXL = Dada/pinggang 50/52 ; Panjang 72
# XXXL = Dada/pinggang 52/54 ; Panjang 76

Untuk pemesanan hubungi 02491136471 ato via email ke lj_zain@yahoo.com, dengan mencantumkan warna yg diinginkan (putih/hitam) dan ukuran (cowo/cewe). Pembayaran bisa transfer via BCA 0094579178 an. Luthfi Juniawan, dan untuk pembayaran langsung sementara bisa dilayani setiap hari sabtu/minggu sore (setelah jam 1 siang) di kantor Trax FM di Jl. Sultan Agung 63 kav. 5 lt. 3

Barang eksklusif ni...kalo kamu nglewatin desain awal ini, ga akan bisa dapet lagi barang yg sama. Inget ini cuma dibikin 15 potong aja lo...
oya khusus untuk ukuran di atas XL ad tambahan 6rb ya. No offense tapi kaosnya lebih mahal untuk ukuran segitu.
Info selanjutnya menyusul.

Minggu, 24 Agustus 2008

IRO-IRO SEKAI THE EVENT REPORT










It took us a lot of month preparing the show, many obstacles, many problems, a lot of fighting, pessimism along the way, but it all paid out. And as we promised finally at Sunday, August 3rd

2008 we finally did it, our first event, IRO IRO no SEKAI.

Kira-kira mungkin asyik juga kalo kita nyeritain ma kalian behind the scene dari event kemaren.


~Prologue~

Jadi seperti yang kalian tahu, kita emang dah berkoar-koar dari hampir setahun yang lalu, kita udah mulai mikirin gimana konsepnya, mau ada apa aja dsbnya itu, tapi, Iro-Iro kan bukan bagian yang berdiri sendiri, kita hanyalah sebuah acara segmented di Trax FM, karena itu yah kita harus mengalah lah pada acara-acara di Trax Fm yang lain, kan Iro-Iro bukan satu-satunya acara yang harus diurusin ma Trax Fm. Tapi janji adalah janji dan ketika akhirnya dari Trax Fm mengatakan OK dan sponsor juga sudah siap akhirnya event itu bisa juga kami laksanakan, tapi sayangnya semua kepastian itu baru kami dapatkan sekitar seminggu sebelum event, akhirnya bisa kalian bayangkan kan betapa kalang kabutnya kami, nyari venue, bikin ticket, nyiapin banner, nyiapin band, dll. Sering banget kita malem-malem nggak bisa tidur dengan tenang karena ngerasa banyak banget yang masih kurang, tapi untungnya H-2 hampir semua urusan dah selesai walopun itu ya memakan jam tidur kita, gila aja waktu H-1 kita semua baru bisa tidur jam 3an dan jam 7 kita dah harus bangun buat langsung berangkat ke venue.


~The Show~

Akhirnya hari itu datang juga, banyak banget perasaan khawatir, kita takut yang datang sedikit, acara tidak sukses, pokoknya pikiran dah campuer aduk lah. Tapi akhirnya jam 9 gate dibuka dan orang-orang mulai berdatangan. Sekitar jam 10 acara pun dibuka, Lutfi dan Rezya langsung menyapa pengunjung yang dah datang, sedangkan gw dan Blade masih keluyuran, gw masih harus ngurusin stand ama band yang tampil, sedangkan Blade… mboh lah… gw nggak tau dia sibuk ngapain! Hwakakak….

Di event ini kita menyediakan cukup banyak hiburan, ada band performance, cosplay contest, para-para dance, dan bermacam-macam stand, ada yang menjual makanan, doujin local, J-toys, accessories, dan booth foto yang bisa dinikmati oleh para cosplayer.

Penampil pertama pada event hari itu adalah Jigoku no Tenshi yang membawakan lagu-lagu dari Kagrra dan alice nine yang lalu diselingi dengan penampilan dari peserta cosplay single, setelah itu band audisi kedua yang tampil adalah Ogenki. Mereka membawakan lagu-lagu dari Asian Kung-Fu Generation dan Psycho le Cemu.

Penampil berikutnya adalah dari sebuah band bintang tamu yang sudah memiliki jam terbang yang tinggi di Local J-scene, Sans Logique. Ketika sansuro muncul di atas panggung sontan para penggemar mereka mulai berlarian ke arah panggung. Siang itu mereka memainkan beberapa lagu yang sudah cukup dikenal orang seperti, Filth in the beauty (Gazette), Revenant Choir (Versailles) dan Sakurairo (xTripx).

Setelah jeda sholat. kelompok para-para Gyaru wa Produce juga ikut meramaikan suasana, tampil dengan dandanan dan penampilan yang maksimal, mereka juga dengan sukses menarik perhatian masa di siang itu.

Acara kemudian dilanjutkan kembali dengan penampilan dari peserta cosplay yang diselingi dengan penampilan dari band-band audisi lainnya. Band audisi ke 3 yang tampil adalah band yang terkenal sebagai sang spesialis cover band dari YUI dan Ai Otsuka, Saiko no Shibui, penampilan mereka yang simple dan pop benar-benar mengademkan suasana siang hari itu. Band audisis terakhir yang tampil siang itu adalah band lama asal Yogya yang sudah cukup sering tampil di Semarang, yaitu JULIA, membawakan lagu-lagu Abingdon Boys School dengan aransemen mereka sendiri dan skill yang tinggi, mereka dengan sukses telah membakar panggung siang itu.

Akhirnya acara sudah memasuki bagian-bagian terakhir, Boys and Girls (BnG) yang diplot sebagai bintang tamu ke-2 akhirnya tampil, band yang diarsiteki oleh gw (baca: tetsu XD) ini membawakan OST dorama dan anime seperti, Ash like Snow (the brilliant green), Rolling Star (YUI), dan Kouga Ninpou Chou (Onmyouza).

Setelah BnG tampil, saat yang ditunggu-tunggu oleh semua peserta cosplay dan band akhirnya datang juga, ini dia saatnya pengumuman para pemenang, juara Band competition direbut oleh JULIA sedangkan untuk Cosplay group dimenangkan oleh: Igakusei (juara I) dan Archangel (Juara II). Setelah para pemenang dapat tersenyum karena memenangkan hadiah yang cukup lumayan, giliran para penggemar JPG yang bersorak gembira karena band kawak ini akhirnya tampil juga.

Tampil kembali ke atas panggung setelah vakum selama bertahun-tahun JPG masih menampilkan beberapa materi yang memang manjadi ciri khas mereka, sebut saja Dreams (siam shade) dan Pegasus Fantasy (OST saint seiya). Sempat terjadi kejutan juga ketika mantan bassis mereka, Prima, tampil di bagian awal sebelum akhirnya digantikan oleh Ari. Walaupun sempat vakum cukup lama, namun ada satu hal yang tetap tak bisa terbantahkan dari penampilan mereka sore itu, mereka masih lah yang terbaik, dan gw rasa banyak juga yang setuju akan hal itu.

Kejutan dari iro-Iro belum berakhir begitu saja, kita masih membagikan hadiah Doorprize dari J-Shop, lucunya setelah diperoleh pemenang ada salah satu pengunjung yang langsung menawar membeli hadiah itu.. hahaha….. (pak, jangan tersinggung ya pak) :p

And finally, it’s closing time tapi bukan berarti kejutan dari Iro-Iro berakhir, untuk closing tampil lah Japanese All Star yang diwakili tetsu (drum) dan rese’ (guitar) dari BnG, Tori (vocal), shige (Bass), dan Tommy (guitar) dari Sans Logique, Resya (vocal) dari JPG dan Juanda (vocal) x-Hansamunahito. Membawakan Jiyuu e no shoutai dan Stay Away milik L’arc en Ciel, mereka berhasil mengajak seluruh pengunjung ikut menyanyi bersama untuk terakhir kalinya sebelum acara benar-benar ditutup.

~Closing~

Dan akhirnya selesai, meski capek, ngantuk dan lemes tapi kita puas. Setidaknya kita tidak berbohong, and we DO keep our promise. Doain aja tahun depan kita bisa mengadakan event yang lebih gede lagi, karena itu kita minta semua dukungan kalian semua untuk terus mendukung Iro-Iro, karena untuk kalian lah Iro-Iro terus berusaha untuk berkembang dan eksis.

Tak lupa terimakasih kita buat para Sponsor dan semua pihak-pihak yang telah membantu hingga event ini akhirnya bisa berjalan dengan lancar. So our thanks to….

  • Mas Wawan, makasih banyak lah mas.. jasamu akan selalu kita kenang! Hahaha…
  • Andini, sabar ya mbak, itu mahluknya emang nyebelin hahaha….
  • Mas Jose, terimakasih foto-fotonya ya!
  • Semua teman-teman X-Banzai dan Onigiri yang udah bantu-bantu juga selama event.
  • Semua panitia lain, sorry aku nggak apal nama kalian semua!
  • Para Trax troopers lain yang sudah menyempatkan diri untuk datang walau cuma sebentar.
  • Dan terakhir, Kalian semua para penggemar Iro-Iro yang sudah menyempatkan diri datang ke Iro-Iro no Sekai, from the bottom of our heart we would really like to say Thank you! Hontouni Arigato Gozaimasu!

Tetsu_85 for The whole Iro-Iro Crew, signing off.. Jya…. C U on our next event!





Selasa, 05 Agustus 2008

Tempatnya Kesan Pesan Kritik Saran Seputar Event Kita

Sebelumnya atas nama Trax FM dan Iro Iro kami mau bilang makasi banget buat temen2 karena uda tetep dukung dan setia menunggu eventnya iro iro biarpun sudah sejak lama sekali menunggu tanpa kepastian. Alhamdulillah tanggal 3 Agustus 2008 kemaren event bisa berjalan lancar, meskipun masih banyak kekurangan di sana sini. Soal waktu yang terlalu mendadak dan promo yang kurang efektif, kami mohon maaf, karena memang hal itu di luar kendali iro iro, karena seperti kita semua tahu, iro iro di Trax FM hanya sebuah acara yang tayang satu kali dalam seminggu dengan durasi yang hanya dua jam saja. Tentu saja untuk skala prioritas masih banyak acara lain yang perlu mendapat perhatian yang lebih rutin, sedangkan personel yang bertanggung jawab untuk hal2 tersebut sangat terbatas.
Tapi kembali lagi terima kasih buat semua yang sudah dukung iro iro, petisi yang kita buat jaman dulu kala (kalo ada yang masih inget), itu bukan tanpa tujuan, karena berkat petisi tersebut, sms2 dan comment FS yang menanyakan event, sampai akhirnya pertanyaan dan "cacian" kepada kami di blog yang sangat update seputar event juga menjadi salah satu faktor terlaksananya event Iro Iro No Sekai. Sekali lagi terima kasih.
Untuk pelaksanaannya sendiri, banyak sekali kekurangan yang kita sudah sadari dan sudah menjadi agenda untuk kita perbaiki di event selanjutnya. Tapi jika ada kritik atau saran dari teman2 tentang event kemaren, silakan ditulis di postingan ini dalam bentuk comment, biar kita bisa mengevaluasinya dengan mudah. Segala bentuk masukan akan sangat membantu kami untuk memperbaiki kesalahan.

Tetep dukung Iro Iro ya...^^v